Ngerinya Lock Down Italia Karena Corona: Kerusuhan di Penjara, Pemakaman dan Pernikahan Ditunda

Penjara-penjara di Italia diberitakan dilanda kerusuhan. Enam orang narapidana meninggal karena keributan tersebut imbas corona.

Penulis: Erik Sinaga 2 | Editor: Wahyu Aji
YARA NARDI/REUTERS
Bentrok para kerabat tahanan dengan polisi di luar Penjara Rebibbia, setelah larangan kunjungan diberlakukan untuk upaya pencegahan penyebaran virus corona di Roma, Italia, Senin (9/3/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, ITALIA - Virus Corona menghadirkan momok serius bagi Italia.

Penguncian besar-besaran yang dilakukan Pemerintah Italia kini menimbulkan ekses negatif.

Penjara-penjara di Italia diberitakan dilanda kerusuhan.

Enam orang narapidana meninggal karena keributan tersebut.

1. Pernikahan dan pemakaman ditunda

Pemerintah Italia melalui Perdana Menteri Giuseppe Conte mengumumkan karantina di seluruh negeri sampai 3 April 2020.

Twitter Via Mirror
Enam Napi Tewas pada Kerusuhan Penjara Buntut Isolasi Besar-Besaran di Italia
Twitter Via Mirror Enam Napi Tewas pada Kerusuhan Penjara Buntut Isolasi Besar-Besaran di Italia ()

Karantina ini membawa sejumlah dampak di warga Italia. Pembatasan perjalanan dilakukan di seluruh Italia mulai Selasa (10/3/2020).

Pertemuan publik dilarang, pernikahan dan pemakaman juga ditangguhkan selama lebih dari tiga minggu.

Khusus untuk lembaga-lembaga keagamaan tetap buka, tapi masyarakat diminta menjaga jarak satu sama lain.

Kemudian bar dan restoran hanya diperbolehkan buka dari jam 6 pagi sampai 6 sore.

Jarak antar pelanggan juga diatur, paling dekat 1 meter. Sekolah dan universitas ditutup, kemudian tempat-tempat usaha didesak untuk meliburkan karyawannya.

Semua resor ski ditutup, bioskop, museum, klub malam, dan tempat-tempat serupa harus dihentikan operasionalnya sejak akhir pekan lalu.

Ajang-ajang olahraga akbar dari semua tingkatan dan cabor juga dihentikan, termasuk liga sepak bola Serie A.

Kecuali kompetisi olahraga yang diselenggarakan badan-badan internasional, masih diizinkan digelar tapi tanpa penonton.

Conte juga mendesak rakyatnya untuk tinggal di rumah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved