Begal Payudara Ditangkap

Modus Tanyakan Alamat, Ini Pengakuan Pria Berjaket Ojol Raba Payudara Siswi SMA di Ciracas

Pria berjaket ojek online yang raba payudara siswi SMA ditangkap Jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur. Ini pengakuan pelaku.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pelaku raba payudara, Frengki Simanjuntak (33) saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Pria berjaket ojek online yang meraba payudara siswi SMA ditangkap Jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur.

Pelaku beraksi di satu gang Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas.

Pelaku yakni Frengki Simanjuntak (33) mengaku sudah meraba payudara Y (18) dan N (18) dengan modus menanyakan alamat.

Pengakuan Pelaku

Kini Frengki mendekam di sel tahanan Mapolsek Ciracas sembari menjalani pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatannya.

"Pengakuan yang bersangkutan dia melakukan perbuatan itu karena punya keinginan, hasrat seksual untuk memegang (payudara)," tutur Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi.

Arie mengatakan pelaku diringkus di rumahnya pada Rabu (11/3/2020) sore.

"Diamankan di rumahnya di wilayah Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas. Jadi setelah penyelidikan langsung kita amankan," kata Arie di Mapolsek Ciracas, Kamis (12/3/2020).

Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku meraba payudara N (18) di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (3/2/2020)
Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku meraba payudara N (18) di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (3/2/2020) (TribunJakarta/Bima Putra)

Pelaku yakni Frengki Simanjuntak (33) mengaku sudah meraba payudara Y (18) dan N (18) dengan modus menanyakan alamat.

Jaket ojek online (Ojol) dan sepeda motor Honda Vario berpelat B 4090 TLX yang dikenakan Frengki saat beraksi pun miliknya.

"Pelaku ini berprofesi sebagai ojek online. Barang bukti yang diamankan motor, helm, dan jaket yang dikenakan saat beraksi," ujarnya.

Arie menuturkan Frengki dijerat pasal 281 KUHP tentang Perbuatan Asusila dengan ancaman paling lama dua tahun delapan bulan penjara.

Penangkapan Pelaku

Jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur mengamankan seorang pria terkait kasus pelecehan seksual di satu gang Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas.

Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan pria yang masih diperiksa tersebut pemilik sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi.

"Kita sudah selidiki pemilik kendaraan bermotornya, sudah kita bawa untuk minta keterangan," kata Arie saat ditemui di Mapolsek Matraman, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).

Penangkapan dilakukan usai dua korban, Y (18) dan N (18) melapor dan menyerahkan bukti rekaman CCTV saat pelaku meraba payudara mereka.

Namun Arie belum dapat memastikan apakah pria yang teregistrasi jadi pemilik kendaraan di database Polri itu merupakan pelaku pelecehan seksual.

"Nanti apakah yang melakukannya siapa, masih kita dalami," ujarnya.

Y (18), korban pelecehan seksual di bermodus raba payudara saat memberi keterangan di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020)
Y (18), korban pelecehan seksual di bermodus raba payudara saat memberi keterangan di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020) (TribunJakarta/Bima Putra)

Menurutnya ada kemungkinan pria yang kini diamankan meminjamkan sepeda motornya ke orang lain lalu digunakan pelaku.

Dalam kasus pelecehan seksual bermodus raba bokong di satu gang Kecamatan Jatinegara pada Jumat (17/1/2020) hal ini terjadi.

Kala itu, pelaku Bahrudin (28) yang merupakan warga Kecamatan Ciracas meraba bokong seorang mahasiswi saat mengemudikan motor pinjaman.

Untuk sekarang, Arie menyebut jajarannya bakal meningkatkan intensitas patroli di wilayah rawan guna mencegah kriminalitas.

"Pasti akan melakukan patroli di titik rawan, rawan kriminalitas, baik itu pelecehan seksual, perampokan, maupun begal dan sebagainya," tuturnya.

Nenek Jadi Korban Raba Payudara

Kasus pelecehan seksual terhadap dua siswi kelas XII, Y (18) dan N (18) membuka luka lama warga Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas Jakarta Timur.

Mereka kembali mengingat kasus pelecehan seksual dan Eksibisionis di gang tempat dua siswi beda sekolah diraba payudaranya.

L (39), warga setempat yang jadi korban Eksibisionis mengatakan gang tempat rumahnya tinggal kerap disatroni pelaku pelecehan seksual.

"Sebenarnya sudah lama rawan, dulu malah pernah ada nenek yang jadi korban juga. Payudaranya diraba juga," kata L di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).

Meski tak ingat pasti kapan kejadiannya, L menuturkan kejadian yang menimpa seorang nenek itu terjadi di bawah tahun 2018.

Menurutnya dari remaja, ibu rumah tangga, hingga nenek pernah jadi korban pelecehan seksual di lokasi yang sama dengan Y dan N.

"Ibaratnya anak SD cewek montok sedikit saja mungkin jadi korban. Makannya dulu kita pasang CCTV karena rawan itu (pelecehan seksual)," ujarnya.

L menuturkan sejak awal tahun 2018 lalu warga sepakat memasang sejumlah CCTV di gang yang hanya muat dua sepeda motor.

Hasilnya memang tak lantas membuat pelaku pelecehan seksual ogah beraksi, tapi dapat membantu polisi meringkus pelaku.

"Paling rawan di sini raba payudara sama jambret handphone. Kalau pencurian sepeda motor mah enggak. Enggak tahu kenapa jadi rawan," tuturnya.

Seorang ibu yang merupakan tetangga N pun membenarkan bila gang tempatnya dan N bermukim rawan aksi pelecehan seksual.

Namun dia enggan membeberkan sudah berapa kasus pelecehan seksual yang terjadi dan siapa saja korbannya.

"Pokoknya rawan banget lah, sudah sering kejadian. Tapi saya lupa, jangan saya lah yang ngomong. Ke pak RT saja, saya lupa," kata ibu yang enggan menyebut namanya.

Menanggapi keluhan warga, Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan bakal meningkatkan intensitas patroli.

Upaya lainnya yakni menggalakan Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdar Kamtibmas) guna mencegah aksi kriminalitas.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati di titik rawan yang sering terjadi," kata Arie.

Pelaku Muka Datar

Seorang pria memakai jaket ojek online (Ojol) meraba payudara dua siswi kelas XII di satu gang wilayah Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas.

Meski terjadi dalam gang yang hanya muat dua sepeda motor, pelecehan yang menimpa Y (18) dan N (18) sebelumnya pernah terjadi.

L (39), warga Kelurahan Rambutan yang tinggal di gang tempat Y dan N jadi korban bahkan pernah mengalami kejadian serupa.

"Kejadiannya bulan Februari 2020, pelaku juga pakai jaket ojek online. Kejadiannya hari Jumat siang, pelaku berhenti depan warung saya," kata L di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).

Kala pelaku yang berusia sekitar 20 tahun berhenti, L sebenarnya nyaris tak melirik karena sedang sibuk mengepak barang.

L mengira pelaku hendak mengecek lokasi penjemputan karena memegang handphone layaknya Ojol saat dapat orderan.

"Awalnya dia enggak berhenti depan saya persis. Mungkin karena enggak saya lihatin enggak lama pelaku ini majuin motornya ke depan saya duduk," ujarnya.

Sorot mata L pun seketika berpaling ke arah pelaku yang sudah memegang alat vitalnya sembari menatap L dari jarak satu meter.

Sadar jadi korban Eksibisionisme, L menaiki pelaku yang kabur ke arah Jalan Raya Bogor sebagaimana pelaku raba payudara Y dan N.

"Jadi satu tangan megang handphone, tangan lainnya megang kelamin. Mukanya datar saja, seperti enggak merasa bersalah," tuturnya.

L dan warga lain sudah berupaya memburu pelaku Eksibisionis, nahas mereka gagal karena pelaku naik sepeda motor.

Kondisi gang yang saat kejadian sedang sepi ikut jadi sebab mereka gagal meringkus pelaku Eksibisionis tersebut.

"Waktu kejadian warga yang laki pada Salat Jumat, jadi posisinya sepi. Saya sama ibu-ibu lain yang ngejar jelas kalah karena pelaku naik motor," lanjut L.

Pelaku Raba Payudara Dua Siswi di Ciracas Diduga Sama

Siswi kelas XII, Y (18) dan N (18) jadi korban pelecehan seksual modus raba payudara di satu gang Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas.

Payudara N diraba pada Senin (2/3/2020) sekira pukul 14.30 WIB, sementara Y pada Senin (9/3/2020) sekira pukul 06.30 WIB.

Meski terjadi di waktu berbeda, pelaku yang melecehkan siswi beda sekolah itu sama-sama mengenakan jaket ojek online (Ojol).

Rendi Widianto (18), kekasih Y bahkan menduga sosok pria berusia sekitar 30 tahun yang melecehkan Y dan N itu satu orang sama.

"Karena kalau dari rekaman CCTV pas gambarnya diperbesar pelat nomor sama B 4090 TLX. Jenis dan warna motor juga sama, Vario warna putih," kata Rendi di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).

Merujuk rekaman CCTV yang menyorot dua aksi pelaku, perbedaan hanya terdapat pada warna helm dikenakan pelaku.

Bila saat melecehkan N pelaku mengenakan jenis helm bogo warna biru, dalam kasus Y pelaku mengenakan bogo warna emas.

"Waktu kasus N pelaku pakai masker, tapi pas kejadian pacar saya pelaku enggak pakai masker. Dugaan saya dari pelat motor dan jaket (Ojol) pelaku sama," ujarnya.

Rendi berharap polisi lekas membekuk pelaku usai Y dan N siang tadi melapor ke Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.

Pasalnya kasus pelecehan di lokasi Y dan N sudah beberapa kali terjadi dan menimpa warga sekitar hingga siswi seperti pacarnya.

"Tadi saya sudah ke pak RT, memang kasus serupa pernah terjadi beberapa kali sebelumnya. Sebelum pacar saya sama N ada korban lain," tuturnya.

Sebagai catatan, pada berita sebelumnya wartawan TribunJakarta.com menulis N jadi korban pelecehan seksual pada Senin (3/2/2020).

Namun berdasarkan tanggal yang tercatat pada rekaman CCTV, N payudaranya diraba saat pulang sekolah terjadi pada tanggal 2/3/2020.

Pelaku pakai atribut ojol

Warga Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas kini diresahkan aksi pelecehan seksual yang dilakukan pelaku beratribut ojek online (Ojol).

Pasalnya sebelum Y (18), siswi kelas XII SMK jadi korban pada Senin (9/3/2020), pelecehan bermodus raba payudara juga menimpa seorang siswi lainnya.

"Tanggal 3 Februari (2020) kemarin juga ada yang jadi korban, pelajar kelas 3 SMA. Lokasi kejadiannya sama, masih satu gang. Beda beberapa meter doang," kata Y di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).

Pria Berjaket Ojol Tak Cuma Incar Pelajar, Warga Sebut Seorang Nenek Juga Jadi Korban Raba Payudara

Yuk Baca Surat Al Kahfi di Malam Jumat, Intip Sederet Keistimewaannya!

Korban yakni N (18), warga sekitar lokasi kejadian yang payudaranya diraba dalam perjalanan pulang ke rumah sekira pukul 14.30 WIB.

Modus pelaku pun sama, mengenakan jaket Ojol dan berpura-pura bertanya alamat seolah hendak menjemput penumpang.

"Dia juga pura-pura tanya alamat, sama seperti kejadian saya. Pas mau jawab payudaranya (N) langsung diraba, terus pelaku kabur," ujarnya.

Y menuturkan pelaku bahkan sempat dua kali meraba payudara N sebelum akhirnya kabur melarikan ke Jalan Raya Bogor.

Siang ini, Y dan N rencananya membuat laporan ke Satreskrim Polrestro Jakarta Timur dan menyerahkan rekaman CCTV kejadian.

"Tadi pagi mau laporan tapi enggak sempat, siang ini mau bareng lapor ke polisi. Kejadian saya dan N sama-sama kerekam CCTV gang warga," tuturnya. (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved