Guru SD Cabuli 8 Siswa, Berpura-pura Periksa Kesehatan Seperti Dokter & Rawat bak Anak Sendiri

Nicolas Handy Biantoro (40), oknum guru SD swasta di Surabaya diciduk polisi karena mencabuli delapan siswa-siswinya.

Surya/Firman Rachmanudin
Guru SD di Surabaya cabuli 8 siswanya 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nicolas Handy Biantoro (40), oknum guru SD swasta di Surabaya diciduk polisi karena mencabuli delapan siswa-siswinya.

Kedelapan siswa-siswinya itu merupakan tetangganya sendiri.

Rincian korbannya yaitu tiga cewek dan lima cowok.

TONTON JUGA:

Pelaku telah diamankan pada Februari setelah petugas menerima laporan dari orang tua korban.

"Korban bersama orang tua mendatangi Polrestabes Surabaya untuk melaporkan kejadian. Berdasarkan informasi itu, kami akhirnya lakukan penyelidikan dan menangkap tersangka dirumahnya tanpa perlawanan," ujar Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ardian Satrio Utomo.

Fakta Terbaru Pembunuh Bocah 5 Tahun, Dokter Kesulitan Baca Ekspresi Pelaku hingga Lakukan Ini

Ardian menjelaskan, pelaku tak menyangkal telah melakukan pencabulan saat ditangkap.

Pencabulan telah dilakukan sejak akhir 2019 hingga awal 2020, sekitar lima bulan.

Modus yang dilakukan Nicolas Handy Biantoro yaitu memanggil para korban dengan alasan akan dimandikan dan dirawat seperti anaknya sendiri.

Akal Bulus Pak Guru SD saat Memandikan Bocah-bocah di Rumahnya, Para Ortu Kaget Hingga Lapor Polisi

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Kurniawati Hasjanah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved