Antisipasi Virus Corona di Depok

Mahasiswa Kuliah Jarak Jauh, Universitas Indonesia Pastikan Kampusnya Tak Akan Kosong

Universitas Indonesia memastikan area kampusnya tak akan kosong meski menerapkan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ).

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Sekretaris Universitas Indonesia Agustin Kusumayati (tengah) ketika memberikan penjelasan terkait sistem PJJ yang diterapkan untuk mahasiswanya, Sabtu (14/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI – Universitas Indonesia (UI) memastikan area kampusnya tak akan kosong meski menerapkan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Diwartakan sebelumnya, sistem PJJ ini diterapkan sejak tanggal 18 Maret 2020 mendatang hingga berakhirnya perkuliahan semester genap.

“Kampus ini gak bakal kosong. Karena mahasiswa fakultas kesehatan, mipa, teknik, itu mereka ada unsur praktiknya sehingga tak bisa PJJ,” kata Sekretaris UI Agustin Kusumayanti di Univesitas Indonesia, Beji, Kota Depok, Sabtu (14/3/2020).

Lanjut Agustin, para mahasiswa yang tetap menjalankan aktivitasnya di kampus meski sudah diterpakan sistem PJJ, maka akan masuk kategori yang memiliki alasan yang kuat untuk tetap tinggal di kampus.

“Nah ini mereka yang ada praktiknya berarti dia masuk kategori mahasiswa yang punya alasan untuk tetap tinggal di kampus. Jadi tidak akan kosong namun menurun jumlahnya,” katanya.

Lanjut Agustin, mahasiswa yang mengikuti sistem PJJ ini diantaranya berasal dari fakultas hukum, ekonomi, fiisp, dan fakultas yang lainnya.

“ Yang PJJ itu misalnya hukum, ekonomi, fisip. Jadi kalau dibayangkan mahasiswanya sepi ya tidak juga. Seperti fakultas kedokteran mahsiswanya pada pulang kampung, ya tidak gitu karena mereka banyak praktiknya,” bebernya.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun TribunJakarta.com sejumlah kampus lainnya pun turut menerapkan sistem kuliah jarak jauh, diantaranya adalah Universitas Gunadarma dan beberapa kampus lainnya.

Teknis Metode Pembelajaran Jarak Jauh

Halaman
1234
Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved