Setubuhi Mantan Pacar Setelah Dibunuh, Pria di Sulawesi Selatan Ini Ngaku Punya Dendam

Seorang pria melakukan aksi tak manusiawi kepada mantan pacarnya berinisial SU (31).

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Tribun Timur
Pengusaha Muda di Pangkep Dibunuh Kekasihnya, Cemburu saat Tahu Korban Punya Pacar Lain. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang pria melakukan aksi tak manusiawi kepada mantan pacarnya berinisial SU (31).

Ia tega menghabisi nyawa mantan pacarnya di sebuah ruko Pasar Bonto-bonto, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (12/3/2020) sekira pukul 22:00 Wita.

Pelaku berinisial Am (32) kemudian ditangkap anggota Reserse Mobil (Resmob) Polda Sulsel di rumahnya.

Polisi menyebut, pelaku menghabisi nyawa mantan pacar lantaran sakit hati korban mengaku sudah memiliki kekasih.

"Dari pemeriksaan saat ini, motif pembunuhan ini karena sakit hati, dendam dari si pelaku karena perempuan yang pacarnya sendiri mengaku punya pacar yang lebih bisa dipilih dari si laki-laki (pelaku) itu," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widjanarko, saat konferensi pers di posko Resmob Polda di Jalan Hertasning, Makassar, Jumat (13/3/2020).

Dilansir dari Kompas.com, Am mengaku membunuh sang mantan pacar dengan menggunakan badik.

Tak sampai situ, setelah membunuh mantan pacar, Am melakukan hal tak senonoh yakni menyetubuhi korban.

Setelah aksinya selesai, Am lalu menutup pintu ruko dan pulang ke rumah tanpa menimbulkan kecurigaan warga.

Pengunjung pasar curiga setelah melihat darah bercecerah di depan ruko milik SU.

Paula Verhoeven Curhat Kepada Nagita Slavina Setelah Lahirkan Kiano, Baim Wong Ternyata Minta Ini

Kemudian ditemukanlah SU di dalam ruko dalam kondisi tak bernyawa.

"Setelah olah TKP, tim inafis Polda Sulsel menemukan sidik jari, telapak kaki, dan sperma yang diduga milik pelaku," kata Agung.

Para warga juga curiga dengan ketidakhadiran Am di ruko mantan pacar sesaat korban tewas.

Hal ini kemudian membuat polisi menuju rumah Am di Kecamatan Ma'rang, Pangkep yang jaraknya 15 km dari lokasi pembunuhan.

Akhirnya, polisi berhasil menangkap Am di rumahnya.

Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan (TRIBUNMEDAN)

"Pelaku tinggal sekitar 15 km dari rumah korban, tapi sebenarnya dia selalu di situ. Makanya orang curiga saat dia tidak ada di situ," tutup Agung.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved