4 Fakta Penemuan Potongan Tubuh Bayi yang Jadi Rebutan Anjing, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Warga Dusun Jene, Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan digegerkan oleh penemuan potongan tubuh bayi.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Muji Lestari
Diketahui potongan tubuh bayi itu ditemukan tercecer di sekitar pesisir pantai.
Di tempat penemuan pertama itu, polisi menemukan potongan tubuh berupa dua kaki bayi, tangan kiri, plasenta serta kaus berwarna putih.
Kemudian, di hari yang sama sekitar dua setengah jam dari penemuan pertama, warga lain juga menemukan potongan tubuh bayi.
Potongan itu ditemukan seorang warga bernama Basuki (45) di halaman rumahnya yang berjarak 200 meter dari lokasi pertama.
Mirisnya, saat ditemukan potongan tubuh tersebut sedang dikerubuti anjing.
Dilansir Kompas.com, potongan tubuh tersebut tengah diperebutkan oleh kawanan anjing.
"Banyak sekali anjing sepertinya ada yang diperebutkan dan ternyata potongan tubuh," kata Syamsiah (46), istri Basuki.
Basuki kemudian melaporkan adanya potongan tubuh bayi yang dikerumuni anjing di halaman rumahnya tersebut.
Aparat kepolisian yang menerima laporan mendatangi lokasi.
• Diperbudak Paman Sejak Kelas 4 SD, MIB Akui Kerap Kelaparan hingga Terpaksa Pungut Makanan Sisa
Dari lokasi kedua, polisi menemukan batok kepala dan limpa.
Temuan tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padjonga Daeng Ngalle untuk diautopsi.
Diduga Sengaja Dibuang
Polisi membenarkan temuan potongan tubuh yang tercecer hingga diperebutkan sekawanan anjing tersebut.
Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono menduga, potongan tubuh bayi yang ditemukan warga tersebut sengaja dibuang orangtuanya untuk menutupi aib hasil dari hubungan gelap.
Hal serupa juga diungkapkan Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Arham Gusdiar.