Breaking News:

Benarkan Disinfektan dari Pemutih Pakaian Efektif Membunuh Virus? Ini Pejelasannya

Selain menjaga kebersihan diri, kini banyak warga yang aktif menyemprotkan disinfektan di lingkungan perumahan.

Editor: Muji Lestari
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Penyemprotan cairan disinfektan ke bagasi penumpang yang datang dari rute Internasional ke Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (13/3/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Upaya melawan virus corona terus dilakukan berbagai pihak.

Selain menjaga kebersihan diri, kini banyak warga yang aktif menyemprotkan disinfektan di lingkungan perumahan.

Sayangnya, sekarang ini produk diisinfektan sulit dicari di pasaran, seperti halnya masker atau hand sanitizer.

Warga pun akhirnya banyak yang membuat formula disinfektan sendiri.

Salah satu bahan yang banyak dipakai adalah pemutih pakaian (sodium hypochlorite) yang memang bisa membunuh kuman dan virus, termasuk virus influenza, staphylococcus, streptococcus, salmonella, dan juga virus salesma.

TERKUAK Motif Oknum Pegawai RS di Cianjur Curi 20 Ribu Masker, Sudah Dilakukan Berulang Kali

“Kita bisa menggunakan pemutih pakaian sebagai disinfektan permukaan benda, untuk menghancurkan struktur protein mikroorganisme seperti virus atau bakteri,” kata dokter layanan primer David Nazarian seperti dikutip dari Insider.

Sodium hypochlorite akan mengoksidasi atau membakar membran pelindung bakteri dan cangkang protein virus, sehingga mikroorganisme ini mudah dihancurkan.

Membersihkan permukaan yang keras dengan cairan pemutih pakaian dapat mencegah penyebaran infeksi.

Ini karena cairan tersebut secara efektif menyingkirkan patogen yang hidup di permukaan benda dan ada kemungkinan berpindah ke mulut atau hidung kita.

Kendati begitu, ada beberapa panduan yang harus diketahui dalam memakai cairan pemutih pakaian untuk membersihkan permukaan benda di rumah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved