Antisipasi Virus Corona di DKI

Cegah Penyebaran Corona, Gubernur Anies Minta Tiap Daerah Lakukan Lockdown Mandiri

mulai dari tingkat kota hingga RT/RW untuk melakukan karantina wilayah atau lockdown secara mandiri.

Tayang:
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Istimewa/Dokumetasi Pemprov DKI Jakarta
Telekonferensi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan para wali kota yang diunggah di lawan youtube milik Pemprov DKI. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan seluruh jajarannya, mulai dari tingkat kota hingga RT/RW untuk melakukan karantina wilayah atau lockdown secara mandiri.

Hal ini disampaikan Anies dalam telekonferensi yang dilakukan dengan para wali kota pada 27 Maret 2020 lalu.

Adapun video rapat tersebut dapat diakses melalui laman youtube milik Pemprov DKI (Pemprov DKI Jakarta).

"Saya minta kepada para wali kota untuk menggerakan jajaran di bawahnya, mulai dari camat, lurah, RT, dan RW, bahkan termasuk mungkin karang taruna untuk membuat batas-batas menjaga wilayah bersih tidak tertular," ucapnya dikutip TribunJakarta.com dari video tersebut, Selasa (31/3/2020).

Kebijakan ini sendiri bakal diterapkan sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran virus corona yang semakin meluas.

Dijelaskan Anies, sampai saat ini ada beberapa wilayah yang belum ditemukan kasus corona, baik itu positif maupun orang dalam pemantauan (ODP).

Untuk itu, daerah-daerah tersebut harus benar-benar dijaga agar virus asal Wuhan, Tiongkok itu tak menyebar ke wilayah tersebut.

"Tempat yang bersih ini harus dijaga untuk tetap bersih dari kasus (corona). Nah, biasanya langsung sebut lockdown dan lain-lain," ujarnya.

"Intinya di tempat yang bersih harus ada kontrol atas pergerakan orang, orang keluar masuk harus ada pengendaliannya," sambungnya.

Pembatasan wilayah yang dimaksud Anies memang tak terlalu ketat, masyarakat masih diizinkan untuk keluar masuk wilayah itu.

Namun, pergerakan warga harus dipantau terus setiap harinya oleh pihak RT/RW.

"Sehingga kita bisa hindari pergerakan yang tidak perlu. Saat ini kita belum mengatur seluas DKI," kata Anies.

"Nah, kami ingin coba bisakan kita mengatur di level RTW/RW, ke level yang paling kecil," tambahnya.

Surati pemerintah pusat

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved