Anak Gadisnya Diperkosa 7 Pemuda di Sekolah, Curhat Pilu Ayah Korban: Terbongkar Karena Kakaknya
"Saya enggak terima anak saya diperlakukan seperti ini, Saya minta supaya pelaku dihukum seberat-beratna," kata N (45).
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Siti Nawiroh
MI mengaku marah kala mengetahui sang anak menjadi korban pemerkosaan 7 pria kakak kelas D.
Bahkan jika tak ada hukum, MI menyebut sangat ingin melampiaskan kemarahannya kepada para pelaku.
"Saya ya kalau enggak ada hukum, sudah saya gantung itu kemaluan pelaku di leher saya,"

"HP-nya sudah hancur saya buat, namanya juga orangtua. Abangnya geram sama pelaku, cumakan ada hukum, biar hukum nanti yang menyelesaikannya," ucap MI.
MI menyebut bahwa D sempat menghilang selama 4 hari. Ia sempat melayangkan laporan ke kantor polisi.
"Sempat kami buat laporan kehilangan di Polsek Tanjung Morawa. Karena empat hari juga dia enggak ada di rumah. Kami cariin barulah dia pulang," ujar MI.
Pria yang bekerja sebagai pengawas proyek pembuatan taman ini menyebut, saat keluar dari rumah itu D itu tinggal di tempat temannya.
Namun kala pulang ke heran, MI heran mengapa sikap anaknya berubah jauh.
Selama ini anaknya itu punya cita-cita tinggi ingin menjadi seorang mekanik mesin.
"Dia memang perempuan tapi sekolahnya jurusan otomotif. Katanya memang dia yang perempuan di kelas. Cita-cita dia mau jadi mekanik ya cemana, itu mau dia ya kita turutin lah. Kita suruh masuk jurusan akuntansi kayak kakaknya dia enggak mau. Memang hobinya di situ ya cemana," kata MI.
• Modus Penjualan Masker Murah di Instagram: untuk Ganti Rugi Tiket Konser dan Kebutuhan Sehari-hari
Informasi yang dikumpulkan D sendiri merupakan siswi kelas X.
Sementara tujuh kakak kelasnya yang menjadi pelaku pemerkosaan duduk di bangku kelas XII.
Pengakuan korban
Korban yang masih berusia 16 tahun ini kini mengalami trauma berat.
Saat diwawancarai di Polresta Deliserdang, D menceritakan krologi kejadian pahit tersebut.