Breaking News:

Pelaku Ujaran Kebencian Ditangkap

Ditangkap Karena Hina Habib Luthfi Terkait Penanganan Covid-19, Begini Pengakuan Pengendara Ojol

Meski sempat menuliskan ujaran kebencian, driver ojol berinisial MA mengaku masih mengidolakan Habib Luthfi.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Siti Nawiroh
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Tersangka MA (20) saat dihadirkan dalam konferensi pers kasus ujaran kebencian di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis (2/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Polres Metro Jakarta Utara menangkap seorang pengendara ojek online berinisial MA (20) terkait kasus ujaran kebencian.

MA ditangkap usai menghina Habib Luthfi, seorang tokoh Islam yang juga salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) terkait dengan penerapan jaga jarak untuk salat berjamaah di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Saat diekspose di Mapolres Metro Jakarta Utara, MA pun mengakui perbuatannya.

Menurut MA, unggahan berisi ujaran kebencian yang ia sampaikan hanya sebagai pengingat.

"Iya saya menerangkan seperti itu hanya sekedar ingin mengingatkan," ucap MA di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis (2/4/2020).

Ia mengaku ingin mengingatkan bahwa penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah terlalu berlebihan.

MA lantas mengatakan bahwa virus corona adalah ujian dari Tuhan.

"Padahal corona itu ujian dari Allah bagi umat-umat yang taat, dan musibah bagi orang-orang yang tidak salat dan azab bagi orang-orang kafir," ujar MA.

Meski sempat menuliskan ujaran kebencian, MA mengaku masih mengidolakan Habib Luthfi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved