Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Dapat Bantuan Rapid Test Covid-19, Wali Kota Bekasi Lakukan Pengambilan Sampel Secara Acak ke Warga

Wali Kota Rahmat Effendi memastikan, pihaknya akan lakukan pengambilan sampel warga secara acar guna mengetahui peta persebaran virus corona.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Sejumlah petugas saat menurunkan dua truk bantuan karbol yang dikirim ketua PP DMI Jusuf Kalla untuk Kota Bekasi, Sabtu, (4/4/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menerima sejumlah bantuan alat rapid test Covid-19, Wali Kota Rahmat Effendi memastikan, pihaknya akan lakukan pengambilan sampel warga secara acar guna mengetahui peta persebaran virus corona di wilayah setempat.

Rahmat mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Bekasi memiliki 9.400 alat rapid test yang siap digunakan.

Alat itu didapat dari bantuan Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

"Masing-masing Gubernur Jawa Barat 3.000 alat, dari Gubernur DKI 2.400 alat dan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia 5.000 alat rapif test," kata Rahmat, Senin, (6/4/2020).

CATAT! Berikut Lokasi Pasar di Jakarta Penyedia Pangan Murah

Dia mejelaskan, beberapa rapid tes sejauah ini sudah disebar di beberapa rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Bekasi serta ke seluruh puskesmas yang ada di wilayah setempat.

"Untuk di RSUD tipe B (RSUD Chasbullah Abdulmadjid) itu kita berikan 750 rapid test, tiga rumah sakit tipe C milik kita masing-masing itu 50 rapid test dan masing-masing puskesmas kita berikan 20," paparnya.

SIMAK Cara Klaim Diskon Token Listrik Via WhatsApp Maupun Website Mulai Hari Ini

Sisanya kata dia, sekitar 5.000 alat rapid test akan digunakan untuk pengambilan sampel secara acak warga Kota Bekasi.

Pengambilan sampel ini dilakukan untuk mengetahui persebaran virus di wilayah Bekasi serta, penanganan dini warga yang terpapar Covid-19.

"Nah tentunya semakin tinggi kita acak, semakin tinggi kita lakukan rapid test tentunya semakin tinggi yang kita temukan untuk langsung kita isolasi di rumah sakit," tegas dia.

Gong Oh-kyun Asisten Shin Tae-yong Positif Covid-19, Ini Komentar Pemain Persija Jakarta

Warga menurut Rahmat bisa datang langsung ke Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.

"Datang ke sini (posko gugus tugas) saja, klau perlu 24 jam, kan kita msh ada sekitar 5.000. Tapi di kecamatan kita sudh kasih masing-masing 20, besok kalau kurang masih kita tambahin lagi gitu, jadi terus biar klau mau dekat ke sana (kecamatan) tapi hasilnya tetep kita bawa ke sini (posko gugus tugas)," ungkap Rahmat.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved