Penangkapan Wanita Bandar Sabu

BREAKING NEWS Polres Jakarta Utara Ringkus Sindikat Pengedar Sabu Pimpinan Bandar Wanita

Sindikat pengedar sabu asal Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diringkus Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara saat hendak membawa sabu.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Konferensi pers ungkap kasus sabu di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (7/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Sindikat pengedar sabu asal Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diringkus Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara saat hendak membawa sabu dari Bogor menuju ke Tanjung Priok.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, sindikat ini dipimpin seorang bandar berjenis kelamin wanita berinisial JLH (40).

JLH diringkus bersama dengan kurir yang dipekerjakannya, AB (25) dan AA (27).

"Tersangka utama sebenarnya adalah saudari JLH, dia sebagai bandar. Saudara AB dan AA mereka sebagai kurir dari si bandar ini," kata Budhi dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (7/4/2020).

Lima Pemain Wonderkid di Liga 1 2020 Ini Samai Torehan Gol Pemain Persija Jakarta Marko Simic

Penangkapan terhadap para tersangka dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan selama tiga bulan lamanya.

Anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara pun melakukan control delivery berupa pengintaian dan pembuntutan terhadap aktivitas para tersangka ini.

"Ternyata tersangka ini mendapatkan barang bukti dari lembaga permasyarakatan di daerah Bogor. Itu kita ketahui setelah kita lakukan penangkapan," ucap Budhi.

PSBB Berlaku di Jakarta, Dishub Kota Tangerang Belum Dapat Batasan Keluar Masuk Kendaraan Umum

Ketiga tersangka ditangkap Senin (6/4/2020) sore sekitar pukul 17.45 WIB.

Setelah sempat terjadi kejar-kejaran, sindikat pengedar sabu ini akhirnya bisa ditangkap di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara.

Kala itu, mobil bernomor polisi B 1503 FP yang dikemudikan tersangka AA lepas kendali sehingga menabrak pembatas jalan di lokasi tersebut.

Alhasil, polisi pun langsung berupaya membekuk ketiganya.

Akan tetapi, lanjut Budhi, saat hendak diamankan, tersangka AA mencoba mengacungkan senjata api rakitan kepada polisi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Sebut Ada Seorang Ayah Meninggal Karena Covid-19, Sekeluarga Diisolasi

Tak mau ambil resiko, polisi langsung menembak AA hingga dirinya tewas di tempat.

"Setelah terjadi tembak-menembak kemudian dua tersangka lainnya menyerahkan diri," kata Budhi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved