Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Berbatasan dengan Jakarta, Gubernur Banten Minta Tangerang Raya Ikut Ajukan PSBB

Di antara, delapan kota dan kabupaten yang ada di Banten, kasus Covid-19 hanya subur di Tangerang Raya, sedangkan daerah laknnya relatif sedikit.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Gubernur Banten, Wahidin Halim, melalui akun Instagramnya @wh_wahidinhalim mengumumkan seorang warga Tangerang Selatan meninggal dunia karena terjangkit virus corona atau Covid-19, Senin (16/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pengajuan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sudah disetujui Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto.

Pelaksanaannya pun sudah akan efektif berlaku mulai Jumat (10/4/2020).

Gubernur Banten, Wahidin Halim, angkat bicara. Beberapa wilayah kota dan kabupatennya, berkaitan erat secara geografis maupun ekonomi dengan Ibu Kota.

Dalam keterangan resmi Pemprov Banten yang diterima TribunJakarta.com pada Rabu (8/4/2020), Wahidin juga meminta kepada kepala daerah Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, yang biasa disebut Tangerang Raya, untuk mengajukan PSBB ke Menkes.

"Karena mobilitas atau pergerakan termasuk juga di dalamnya aktivitas keseharian masyarakat Tangerang Raya itu memang tidak bisa dipisahkan lagi dengan DKI Jakarta," ujar Wahidin.

Wahidin menambahkan, "Kita sepakat bahwa Jakarta dan Tangerang Raya masuk epicentrum, termasuk zona merah, yang berkaitan dengan penyebaran virus atau covid-19."

Selain karena hubungan berbagai sektor yang erat berkaitan antara Jakarta dan Tangerang Raya, Wahidin juga menyoroti angka kasus Covid-19 yang semakin meningkat.

Di antara, delapan kota dan kabupaten yang ada di Banten, kasus Covid-19 hanya subur di Tangerang Raya, sedangkan daerah laknnya relatif sedikit.

"Tentunya kita melihat perkembangan di luar Tangerang Raya. Kita masih melihat belum adanya kecenderungan peningkatan secara tajam di beberapa kabupaten kota. Namun ini tetap akan kita kaji," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved