Breaking News:

Pandemi Covid-19, Gembong Narkoba Alihkan Pengiriman Aplikasi via Online

Pembatasan akses transportasi di masa pandemi Covid-19 tak membuat para gembong narkoba kehilangan akal dalam memasarkan barangnya.

Penulis: Bima Putra | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari saat memberi keterangan di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Pembatasan akses transportasi di masa pandemi Covid-19 tak membuat para gembong narkoba kehilangan akal dalam memasarkan barangnya.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari mengatakan di masa pandemi Covid-19 terjadi perubahan dalam modus pemesanan.

"Sejak mewabahnya Covid-19 peredaran narkotika memang mengalami perubahan dengan cara (aplikasi) online," kata Arman di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2020).

Ditemui saat pembagian sembako bagi warga yang penghasilannya menurun karena terdampak Covid-19 di Kelurahan Pondok Kopi.

Dia mencontohkan gembong narkoba yang menggunakan jasa ojek online (Ojol) dan aplikasi pengiriman lainnya saat mengirim barang.

Jadi Tersangka, Vanessa Angel Mohon Doa Untuknya dan Jabang Bayi

"Termasuk salah satunya mengapa kita memberikan perhatian ke Ojol karena ada kecenderungan dimanfaatkan oleh bandar dan pengedar," ujarnya.

Arman berharap 400 paket sembako yang diberikan mampu meringankan beban hidup warga saat Pandemi Covid-19.

BNN dan Penggiat Anti Narkoba Bagikan Paket Sembako ke Ojol Hingga Mantan Pecandu

Dia memperingati pengemudi Ojol waspada saat mengantar barang dan tak tergiur dapat uang banyak secara singkat.

"Oleh karena itu di samping kegiatan untuk membantu sesama kita seklaugus memberikan penjelasan dan bekerja sama dengan Ojol," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved