Bansos Salah Sasaran

Sebut Penerima Bansos Tak Tepat Sasaran, Fraksi PDIP Menduga Data Milik Pemprov DKI Bermasalah

Pemprov DKI Distribusikan 100.313 Paket Sembako untuk Warga Rentan dan Kurang Mampu

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat ditemui di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menduga data penerima bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bermasalah.

"Soal data penerima (bansos), memang Jakarta ini masalah. Jujur, sejak awal saya sampaikan data menjadi masalah," kata Gembong, sapaannya, Senin (20/4/2020).

Sebabnya, kata Gembong, pembagian bansos tidak tepat sasaran.

"Kami masih dengar banyak tidak tepat sasaran. Artinya, orang yang seharusnya tidak dapat, akhirnya dapat," ujar Gembong.

Dia menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebaiknya mengevaluasi perihal pembagian bansos tersebut.

"Ini kan baru tahap pertama, tahap kedua nanti bisa direvisi, hal-hal yang kurang tepat bisa dievaluasi untuk berikutnya," ucapnya.

Pemprov DKI Distribusikan 100.313 paket sembako untuk warga rentan dan kurang mampu

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mendistribusikan 100.323 paket sembako kepada warganya, Minggu (19/4/2020).

Demikian dikatakan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, dalam keterangan tertulisnya kepada Wartawan, Minggu (19/4/2020).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved