Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Volume Kendaraan di Ruas Jalan Negara Bekasi Masih Tinggi Saat Penerapan PSBB

Rahmat menerangkan jalan negara seperti Jalan Insinyur Juanda, Jalan Sudirman, dan Sultan Agung, menjadi lintasan menuju ke DKI Jakarta

Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Petugas gabungan memeriksa pengendara bermotor di check point Jalan Sultan Agung perbatasan Kota Bekasi dan DKI Jakarta di hari kedua PSBB di Bekasi, Kamis (16/4/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Volume kendaraan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bekasi masih tinggi.

Hal itu dikatakan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Menurutnya, pemandangan itu terlihat di sejumlah jalan protokol di Kota Bekasi.

"Nah ini yang masih agak besar ke perbatasan Kota dan Kabupaten di dekat Bulak kapal, itu volumenya masih besar, mobil apalah masih besar karena memang mungkin jalan negara ya," kata Rahmat, di Stadion Patriot Candrabaga, pada Selasa (21/4/2020).

Rahmat menerangkan jalan negara seperti Jalan Insinyur Juanda, Jalan Sudirman, dan Sultan Agung, menjadi lintasan menuju ke DKI Jakarta.

Semua kendaraan yang hendak ke DKI Jakarta pasti melintasi jalan tersebut.

"Yang pakai motor banyak itu pasti lewat Kota Bekasi ke DKI Jakarta," ucapnya.

Sedangkan untuk di sejumlah stasiun, Rahmat mengungkapkan sudah ada penurunan. Bahkan kondisinya cukup sepi dibeberapa stasiun.

"Saya memastikan perkembangan KRL, Alhamdulillah kalau yang saya lihat tadi di Stasiun Bekasi Timur itu ternyata sudah sepi bangat. Apalagi interval waktunya satu jam. Terus saya lari ke Stasiun Bekasi ternyata tinggal 2 ribuan," ungkapnya.

Damkar Jakarta Timur Sebar Selebaran Imbauan Antisipasi Kebakaran Saat Pandemi Covid-19

Tawuran Saat Masa PSBB, Tiga Remaja di Jakarta Pusat Ditangkap Polisi

Rahmat menerangkan meskipun penghentian total perjalanan KRL tidak disetuji. Ia meminta para kepala stasiun agar memastikan protokol kesehatan dan jangan sampai terjadi kerumuman.

"Ya meminta kepada kepala stasiun tadi, pertama tadi jaraknya, distancingnya dijaga, yang kedua masker. Dan pak kepala stasiun sudah bilang klau ga ada masker engga bisa masuk, bagus itu," kata dia.

Rahmat menambahkan untuk penghentian KRL memang dapat meminimalisir penyebaran Covid-19. Akan tetapi masih ada kebutuhan warga untuk menggunakan KRL.

"Ya itu tadi mereka yang tidak libur, karena beberapa faktor. Mungkin perusahaan strategis nasional, pegawai rumah dan lainnya," paparnya

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul PSBB Kota Bekasi, Volume Kendaraan di Ruas Jalan Negara Masih Tinggi

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved