Breaking News:

Ditegur Satpam Tak Gunakan Masker, Pria di Bekasi Ngamuk Hingga Berujung Pembacokan

Pelaku diduga dendam dan kembali ke lokasi tempat satpam berjaga dengan menyiapkan senjata tajam

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi pembacokan 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, RAWALUMBU - Aksi pembacokan terhadap seorang satpam perumahan terjadi di wilayah Kota Bekasi. Peristiwa ini dipicu lantaran pelaku kesal saat ditegur agar menggunakan masker.

Detik-detik aksi pembacokan ini terekam CCTV komplek, terlihat dua orang pria menggunakan sepeda motor tiba-tiba menyerang seorang satpam yang berjaga di pos pintu masuk perumahan.

Kepala Polsek Bekasi Timur Polres Metro Bekasi Kota Kompol Sutoyo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Perumahan Narogong, RW38, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

"Benar peristiwa itu (pembacokan), kejadian Senin, (20/4), sekira pukul 21.00 WIB," kata Sutoyo saat dikonfirmasi, Rabu, (22/4/2020).

Sutoyo menjelaskan, kronologis kejadian bermula ketika satpam tersebut dua hari sebelum kejadian pembacokan sempat cekcok dengan pelaku yang kala itu melintas menggunakan sepeda motor tanpa mengenakan masker.

"Jadi dua hari lalu sebelum peristiwa itu satpam negur suruh pakai masker. Entah negurnya keras atau bagaimana jadilah ribut adu mulut," jelasnya.

Dari situ, pelaku diduga dendam dan kembali ke lokasi tempat satpam berjaga dengan menyiapkan senjata tajam.

"Dia berboncengan sepeda motor, satu orang pelaku turun dan langsung menyerang, satunya lagi berjaga di motor setelah menyerang itu dia langsung kabur," paparnya.

Sutoyo menegaskan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan. Pelaku menurut dia bukan warga perumahan, dia diduga hanya melintas pasa saat kejadian cekcok adu mulut sebelum peristiwa pembacokan.

Pesepakbola Indonesia Jadi Inspirasi Ramdani Lestaluhu: 1 Daerah Sampai 1 Tim di Persija

Hindari Penyebab Bau Mulut Saat Puasa, Berikut Cara Pencegahannya

Wali Kota Bekasi Terbitkan SE Panduan Ramadan, Bukan Puasa Bersama Hingga Iktikaf Ditiadakan

"Kita masih lidik, saksi sejauh ini satpam yang menjadi korban kita periksa dan rekaman CCTV, mudah-mudahan cepat tertangkap," ucap Sutoyo.

Adapun korban pembacokan menurut Sutoyo, mengalami luka bacok pada badan sebelah kiri. Beruntung luka yang dialami tidak terlalu parah sehingga tidak perlu dirawat di rumah sakit.

"Kondisinya baik, cuma luka aja sedikit di badan sebelah kiri, karena dia pada saat kejadian sempat lari dari serangan pelaku," tandasnya. 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved