Detik-detik Pembunuhan Gadis 21 Tahun di Cemara Asri Medan, Mulanya Bareng Pacar di Rumah Teman

Kematian gadis 21 tahun menggegerkan warga di Komplek Cemara Asri, Deli Serdang, Medan pada Rabu (6/5/2020).

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Muji Lestari
TRIBUNMEDAN/Maurits Pardosi
Detik-detik Pembunuhan Gadis 21 Tahun di Cemara Asri Medan, Mulanya Bareng Pacar di Rumah Teman 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kematian gadis 21 tahun menggegerkan warga di Komplek Cemara Asri, Deli Serdang, Medan pada Rabu (6/5/2020).

Korban merupakan seorang wanita berinisial EL (21) yang bekerja di bridal salon.

Korban diduga dibunuh oleh kekasihnya, M (22).

TONTON JUGA:

M diduga tega menghabisi nyawa pujaan hatinya itu ketika berada di rumah temannya.

Polisi pun mengungkap kronologi pembunuhan sadis gadis 21 tahun di Komplek Cemara Asri itu.

Viral Jasad ABK WNI Dibuang ke Laut, Dubes RI di Korsel Ungkap Faktanya: Situasi Memprihatinkan

Pembunuhan sadis itu bermula ketika EL dan M datang ke rumah temannya, Jefri (24) di Komplek Cemara Asri pada pukul 14.00 WIB.

Sesaat setelah berjumpa, Jefri kemudian pergi keluar dan meninggalkan keduanya.

Ketika kembali ke rumah, korban EL ditemukan sudah terkapar dalam kondisi mengenaskan. Sementara M dalam keadaan pingsan.

FOLLOW JUGA:

Melihat hal tersebut, Jefri kemudian memberitahukan orang tuanya, Tek Sukfen (56) dan Jenny (46) orang tua terduga pelaku.

"Jenny tiba di rumah tersebut dan langsung berikan kabar kepada Yunan (48), orangtua Elvina," sambungnya.

Gadis 21 Tahun Dibunuh di Medan, Ini Surat Cinta Pelaku Sebelum Coba Bunuh Diri Minum Obat Nyamuk

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke polisi.

Setelah kabar tersebut sampai kepada orangtua korban maupun terduga pelaku, petugas dari Polsek Percutseituan langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo mengaku, masih mendalami kasus tersebut.

"Satu orang (EL) kemungkinan menjadi korban. Sementara satu lagi (M) masih kita dalami," ujarnya.

Di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan terkait kejadian tersebut dan segera memasang garis polisi di lokasi.

Untuk sementara waktu, korban maupun yang diduga pelaku sudah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Teka-teki Keberadaan Ferdian Paleka, Polisi Duga Orangtua YouTuber Bantu Sembunyikan Sang Anak

"Setelah melakukan olah TKP, kita membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum et repertum dan mengamankan Michael bersama para saksi ke Polsek Percuseituan," tegasnya.

Dari TKP, petugas mendapati sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, dua bilah pisau, selembar kertas surat cinta, martil, helm warna hitam, dan kardus.

Gadis 21 Tahun Dibunuh di Medan
Gadis 21 Tahun Dibunuh di Medan (TribunMedan/Ist)

“Ada juga masker, pulpen, lakban, botol hit dan stela, empat unit handphone, pakaian, HP terbakar di dalam plastik, serta Sim A dan C," lanjutnya.

Kemudian, Kompol Aris juga mencantumkan nama beberapa saksi.

"Saksi-saksinya adalah Jeffry (teman Michael), Ten Sukfen (pemilik rumah), Jenny (orang tua Michael), Yunan (orang tua Elvina), dan Antoni (tetangga)."

DAFTAR Amalan Dianjurkan Rasulullah SAW di Malam Lailatul Qadar, Disertai Doa Ramadan 1441 H

"Langkah-langkah yang telah dilakukan petugas adalah melakukan cek dan olah TKP, memberikan police line, mencari saksi-saksi, membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, membawa diduga pelaku dan saksi-saksi ke Polsek Percutseituan, dan mengamankan barang bukti," ujarnya.

Sementara itu, sejumlah warga setempat menyebutkan korban dibunuh dengan cara mengenaskan.

"Pacarnya laki-laki minum obat nyamuk. Ceweknya penuh luka, sempat dimasukkan ke dalam kardus," kata warga.

Dugaan motif sementara

Pembunuhan disertai mutilasi ini diduga karena motif asamara yang tak mendapat restu dari orangtua.

Motif sementara itu terungkap ketika petugas memintai keterangan dari keluarga korban saat membuat pengaduan di Mapolsek Percut Sei Tuan.

Elvina (21) disebutkan berpacaran dengan Mikhael (22) sekitar setahun lamanya.

Keduanya berkenalan lewat Instagram.

Menjemput Datangnya Lailatul Qadar, Ini 8 Tandanya: Cuaca yang Sejuk Hingga Cerahnya Langit Malam

Setelah setahun berpacaran tertutup, kemudian Elvina mencoba mengenalkan  Mikhael kepada orangtuanya dengan membawanya ke rumah mereka.

Namun orangtua korban tak merestui putrinya berpacaran dengan Mikhael.

Begitu Mikhael mengetahui orangtua Elvina tidak merestui hubungan mereka, pada Rabu (6/5/2020) pagi, Mikhael mengajak Elvina ke rumah temannya, Jeffry di Jalan Duku Komplek Cemara Asri.

Di rumah temannya inilah Elvina (21) dihabisi Michael.

Untuk menghilangkan jejaknya, pelaku memasukkan jasad korban ke dalam kardus, setelah sebelumnya membakar tubuh korban.

Sepucuk surat cinta ditemukan pascakejadian pembunuhan di Komplek Cemara Asri, Percutseituan, Kamis (7/5/2020).
Sepucuk surat cinta ditemukan pascakejadian pembunuhan di Komplek Cemara Asri, Percutseituan, Kamis (7/5/2020). (TRIBUN MEDAN / ist)

Dugaan motif itu menguat setelah ditemukannya juga sepucuk surat cinta di lokasi kejadian.

Reaksi Bijak Ruben Onsu Putranya Alami Teror Mistis, Paha Betrand Peto Mendadak Keluar Darah

Dari isi surat cinta itu, diketahui hubungan asmara keduanya tidak mendapatkan restu dari pihak keluarga.

'Saya sangat mencintai Elvina, sehingga saya membunuh. Karena pihak dari keluarga tidak menyetujui saya. Saya mau bunuh diri, saya cinta Elvina," demikian tulisan di kertas tersebut.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved