Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Wali Kota Bekasi Gelar Rapid Test Virus Corona Hingga ke Tingkat RT

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, ada satu warga di setiap RT untuk mewakili rapid test tersebut

Tayang:
Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (tengah) saat menyampaikan hasil tes swab massal di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Stadion Patriot, Rabu, (6/5/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Bekasi melakukan rapid test virus corona atau Covid-19 terhadap 5.000 warga.

Tes cepat virus corona itu dilakukan hingga ke tingkat rukun tetanggan (RT). Tindakan rapid test virus corona terhadap warga itu untuk pemetaan penyebaran virus corona.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, ada satu warga di setiap RT untuk mewakili rapid test tersebut.

"Kita sudah sebar 5.000 rapid test dari Kementerian Pertahanan, tiap RT ada perwakilan satu warganya kita tes," kata Rahmat Effendi, Kamis (7/5/2020).

Dia menuturkan, jumlah RT di Kota Bekasi sekitar 7.000. Sedangkan rapid test kit yang disiapkan 5.000 unit yang disebar untuk mewakili hampir 80 persen warga di setiap RT.

"(Rapit test kita) Itu kita sebar, kalau RT kita ada 7.000, kita punya 5.000 alat rapid berarti hampir 80 persen."

"Jadi kita bukan di luar saja pergerakan orang antar daerah tapi di dalam kita lakukan deteksi corona," katanya lagi.

Rahmat Effendi mengatakan, pendeteksian virus corona kepada warga sangat diperlukan untuk pemetaan penyebaran dan menentukan langkah penanganannya.

Seperti tes swab PCR di Stasiun Bekasi ditemukan tiga penumpang KRL positif virus corona.

"Jadi ini menandakan sebenarnya kita masih ada, belum bisa dikatakan landai dari covid-19," kata Rahmat.

Detik-detik Pembunuhan Gadis 21 Tahun di Cemara Asri Medan, Mulanya Bareng Pacar di Rumah Teman

Panel Listrik Apartemen Bassura Terbakar, Pemadam Kerahkan 4 Mobil

Progres penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi sempat mengalami perlambatan, seusai selama tiga hari berturut-turut tidak ditemukan kasus baru.

Tanpa penambahan kasus virus corona itu terjadi pada 2-4 Mei 2020.

"Memang upaya PSBB tahap kedua yang kita lakukan sudah ampuh. Tapi tentu harus terus patuh, untuk warga Kota Bekasi warga sebenarnya kita belum lepas, kita sebenarnya belom landai," kata Rahmat.

Pemkot Bekasi, kata Rahmat Effendi, terus gencar melakukan pendeteksian Covid-19, melalui rapid test maupun tes swab polymerasi chain reaction (PCR).

"Kita terus berjalan rapid test, PCR juga rencana kita akan lakukan lagi. Saya yakin semakin banyak dites, semakin banyak hasilnya yang positif," ucap Rahmat Effendi.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Pemetaan Jadi Alasan Pemkot Bekasi Lakukan 5.000 Rapid Test Virus Corona hingga ke Tingkat RT

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved