Breaking News:

Timer Angkot Potong Uang Bansos

Potong Uang Bansos, 'Timer' Terminal Priok Bohongi Sopir Angkot Pakai Alasan Setor ke Polisi

Pada tahap pertama, ada sebanyak 20 sopir angkot yang mengalami pemotongan uang bantuan sosial

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
MI, tersangka timer di Terminal Tanjung Priok yang memotong dana bantuan sosial untuk sopir, di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (8/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - MI, timer Terminal Tanjung Priok yang ditangkap karena memotong dana bantuan sosial tunai, membohongi puluhan sopir angkot yang menjadi korbannya.

Ketika para sopir angkot harusnya menerima total uang bansos sebesar Rp 600.000, MI malah memotongnya.

Kepada para sopir angkot, MI mengaku bahwa uang potongan tersebut akan digunakan untuk koordinasi dengan polisi.

MI yang bertindak sebagai koordinator bansos lantas menuju ke Satlantas Wilayah Jakarta Utara yang melakukan pendataan bansos terhadap puluhan sopir angkot.

"Uang potongan tersebut akan dipergunakan untuk koordinasi dengan petugas kepolisian dan biaya sewa mobil pada saat sopir pergi ke Samsat Wilayah Jakarta Utara," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/5/2020).

Namun, faktanya uang potongan dana bansos tersebut digunakan oleh tersangka hanya untuk biaya sewa mobil.

Sementara itu, uang sisanya dipergunakan MI untuk keperluan pribadinya.

Wirdhanto juga memastikan tak ada sepeserpun uang yang diberikan MI kepada polisi.

"Sedangkan sisanya dipergunakan untuk keperluan pribadi tersangka dan tidak ada yang diberikan kepada polisi," tegas Wirdhanto.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved