Kabar Artis
Ferdian Paleka Dipukul dan Ditelanjangi Tahanan Lain, Nikita Mirzani: Apa Layak? Dia Bukan Koruptor
YouTuber kontroversial Ferdian Paleka dan rekannya dibully tahanan lain. Nikita Mirzani beri komentar.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Siti Nawiroh
TRIBUNJAKARTA.COM - YouTuber kontroversial Ferdian Paleka dan rekannya dibully tahanan lain.
Ferdian Paleka bersama Aidil tampak ditelanjangi, mereka hanya diizinkan memakai celana dalam.
Terlihat di video yang viral, Ferdian Paleka dan Aidil disuruh melakukan skot jump.
TONTON JUGA
"Kadieu, kadieu ningali kadieu (re, sini, sini liat ke sini)" kata suara pria di video tersebut.
Tak cuma itu Ferdian Paleka juga menerima pukulan dari seorang pria.
Nikita Mirzani yang sempat begitu sebal dengan perilaku pemuda terebut pun mulai terketuk hati nuraninya.
Ia pun mengatakan bahwa hal yang dialami oleh Ferdian di dalam tahanan itu sangat tidak pantas.
Hal ini diungkapkannya dalam video Youtube unggahan kanal Crazy Nikmir REAL pada Sabtu (9/5/2020).
• Ngobrol dengan 2 PSK, Nikita Mirzani Nangis Dengar Kisah Mereka: Kita Gak Tau Siapa yang Masuk Surga
TONTON JUGA
Mulanya Nikita Mirzani mengatakan konten-konten di YouTube Ferdian Paleka memang tidak bagus dan cenderung tak bermutu.
"Menurut gua, ini gue ngomong dari sisi kemanusiaan ya. Fedian ini sebelumnya gue cek juga di channel Youtube-nya. Memang channel Youtube-nya ngaco sih, gila sih, parah sih," ujar Nikita.
"Tapi mungkin Ferdian ini adalah salah satu anak muda dari beberapa orang yang pikirannya kurang panjang untuk membuat satu konten yang bisa diterima seluruh masyarakat Indonesia," tambahnya.
Walau begitu menurutnya, Ferdian Paleka sendiri telah menerima sanksi sosial dari masyarakat, jadi tidak perlu untuk dipenjara apalagi di-bully seperti itu.
• Magika Ulang Tahun yang ke-3, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Rela Panggil Dua Kuda ke Rumah Mewahnya
"Tapi, Ferdian ini kan sudah ditangkap, buat gue sih sebetulnya hukuman yang paling parah adalah hukuman dari masyarakat Indonesia yang sudah mem-bully dia semuanya," ujar Nikita Mirzani.
"Kalau ada hukuman bonus lagi dia harus di penjara ya itu sudah jadi ganjaran untuk dia, dan dia juga sudah menerima ganjarannya, ini menurut gua," imbuhnya.
Nikita Mirzani mengatakan Ferdian Paleka tak layak mendapatkan bully-an dari tahanan lain, pasalnya pria tersebut bukanlah koruptor ataupun pemerkosa.
• Biarkan Dua Putranya Tebas Adik Sendiri, Keseharian Darwis Dibocorkan Tetangga: Dia Ini Emang Beda
"Buat gue sih itu cukup ya. Bukan berarti pas dia masuk penjara, dia diploncoin. Apakah dia harus diperlakukan seperti itu? Apakah dia layak?" kata Nikita Mirzani.
"Karena Ferdian ini bukan pembunuh, bukan koruptor, bukan pemerkosa, bukan kasus pencabulan di bawah umur. Jadi kan kayaknya, apa nggak terlalu berlebihan gitu loh," paparnya.
• Gadis di Bantaeng Tewas Ditebas Kakak Kandung, Keluarga Ngaku Malu Korban Sudah Berhubungan Badan
SIMAK VIDEONYA:
Orangtua Ferdian Paleka Sedih
Orangtua Ferdian Paleka merasa sedih dan kecewa melihat anaknya dirundung bahkan ditelanjangi saat ditahan di rumah tahanan Mapolrestabes Bandung.
"Kita menyayangkan kejadian itu. Perundungan di tahanan sungguh membuat orangtua sangat sedih lihat kondisi anak-anaknya menjadi viral dalam kondisi telanjang. Push up dan ada pemukulan," kata Rohman, kuasa hukum Ferdian bersama dua tersangka yang juga rekan Ferdian, di kantornya di Jalan Banda, Kota Bandung, Minggu (10/5/2020).
Pihaknya mengapresiasi polisi yang telah menindak para pelaku.
Namun, Rohman meminta para pelaku ditindak lebih tegas.
"Meski kita apresiasi kepolisian yang segera menindak, kita berharap agar ada tindakan yang lebih tegas kepada pelaku agar ditindak pihak kepolisian dan memberikan keadilan bagi ketiganya," ucap Rohman.
Polisi Buka Suara
Banyak warganet yang menyesalkan apa yang dialami oleh Ferdian Paleka dan rekannya di penjara.
Menanggapi video viral tersebut, Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan bahwa video tersebut direkam tahanan lainnya.
"Video viral di dalam tahanan itu memang benar," kata Ulung dikutip dari Kompas.com.
Adapun ponsel tersebut didapatkan tahanan itu dari kiriman makanan yang didapatkannya.
"Itu didapatkan pada saat makanan yang dimasukkan ke dalam tahanan," kata Ulung saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (9/5/2020).
"Pada saat pandemi ini di Polrestabes tidak menerima kunjungan, kecuali makanan. Mungkin diselipkan pada saat pemberian makanan kepada tahanan."
Dilansir dari Kompas.com, Ulung menyebut hal itu dilakukan tahanan lain karena perasaan tak suka.
"Itu terjadi karena tahanan tidak suka terhadap kelompok ini karena memberikan bantuan berisi sampah, mereka tidak suka, sehingga tahanan ini melakukan pembulian kepada Ferdian cs," kata Ulung.