Persija Jakarta
Rohit Chand Bocorkan Alasan Bertahan Lama di Persija Jakarta, The Jakmania Selalu Memberi Tekanan
Rohit Chand Thakuri menjadi salah satu pemain yang paling lama memperkuat tim Persija Jakarta sampai dengan saat ini.
Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Rohit Chand Thakuri menjadi salah satu pemain yang paling lama memperkuat tim Persija Jakarta sampai dengan saat ini.
Tercatat, pemain asal Nepal itu sudah memperkuat tim Macan Kemayoran dari tahun 2013-2014, dan berlanjut tahun 2017 sampai sekarang.
Pada musim kompetisi tahun 2015, Rohit Chand sempat pergi meninggalkan Persija Jakarta dan memilih bergabung dengan tim asal Malaysia, T-Team.
Semusim berselang saat kompetisi Liga Indonesia dihentikan, pemain berusia 28 tahun itu memperkuat klub asal negaranya yakni Manang Marshyangdi.
• Pemprov DKI Jakarta Jatuhkan Denda Rp 10 Juta ke Pengelola McDonalds Sarinah Karena Langgar PSBB
Barulah pada Liga Indonesia tahun 2017, Rohit Chand bergabung kembali dengan tim Macan Kemayoran.
Pemain kelahiran Surkhet, Nepal, itu memiliki alasan kuat bertahan lama memperkuat Persija Jakarta di kompetisi Liga Indonesia.
Rohit sudah jatuh cinta dan menjadikan Jakarta sebagai rumah kedua dalam hidupnya.
Terlebih, Rohit sudah merasakan kenyamanan karena sudah mengenal iklim dan budaya di Tanah Air.
“Saya sudah jatuh cinta dengan Jakarta, dan sudah menganggap sebagai rumah kedua," kata Rohit Chand.
Selain itu, Rohit Chand sudah pernah mendapatkan semuanya di Persija yakni gelar juara dan penghargaan individual.
"Di kota ini semua sudah saya dapatkan terutama hal yang berhubungan dengan sepak bola, di mana ini sudah jadi bagian dari hidup,” sambungnya.
• Pemprov DKI Jakarta Ingatkan Perusahaan Bayar THR, Karyawan Swasta Harus Tahu Syaratnya Jika Ditunda
Sebelum gabung dengan Persija, Rohit Chand memperkuat klub Indonesia lainnya yakni PSPS Pekanbaru.
Keputusan meninggalkan PSPS dan bergabung dengan tim Macan Kemayoran dirasa sangat tepat.
Pasalnya, Rohit mampu berkembang menjadi salah satu pemain berposisi gelandang terbaik yang berkarier di Liga Indonesia.
Di sisi lain, bergabung dengan Persija membuat Rohit Chand mendapatkan banyak tekanan dari para suporter The Jakmania.
Suporter yang identik dengan warna oranye itu selalu menuntu hasil kemenangan dan mendapatkan banyak gelar juara.
Adanya tekanan tersebut tidak membuat Rohit Chand ketakutan. Pemain yang juga anggota Timnas Nepal itu malah termotivasi ingin memberikan hasil terbaik bagi Persija.
“Setelah memutuskan keluar dari PSPS dan bergabung ke Persija tentunya banyak pengalaman berbeda di sini. Salah satunya tekanan bermain di sini, tetapi aku sangat menikmatinya. Apalagi tim ini besar,” tutup Rohit Chand.
• Siswi SMP Pelaku Pembunuhan Bocah 5 Tahun di Sawah Besar Jakarta Ternyata Korban Pelecehan Seksual
Saat ini, Rohit Chand mendjadi salah satu pemain andalah Sergio Farias di lini tengah dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2020.