Virus Corona di Indonesia
Tambah 689 Kasus Baru Positif Covid-19 Satu Hari, Benarkah Prediksi Bulan Mei Puncak Wabah Corona?
Ia memperkirakan virus corona di Indonesia akan mencapai puncak pada pertengahan Mei 2020 ini dan kemudian turun.
Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Suharno
Selain itu, Yuri juga memaparkan ada 256.999 orang yang saat ini berstatus orang dalam pemantauan (ODP).
Jumlah OPD itu naik 4.438 orang dari sehari sebelumnya.
Kemudian, diketahui ada 33.042 orang yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Jumlah PDP ini bertambah 895 orang dibandingkan sehari sebelumnya.
Prediksi Puncak Pertengahan Mei
Sebelumnya prediksi tentang kapan berakhirnya virus corona Indonesia terus bermuculan. Pertengahan Mei ini disebut puncaknya.
Lalu wabah Covid-19 akan mereda awal Agustus dan berakhir September 2020
Prediksi kali ini disampaikan Dosen Biostatistika dan Kependudukan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Hari Basuki Notobroto.
Ia memperkirakan virus corona di Indonesia akan mencapai puncak pada pertengahan Mei 2020 ini dan kemudian turun.
Hari meneliti pandemi corona dengan menggunakan model probabilisitik.
Hari menjelaskan, puncak transmisi virus Corona akan terjadi pada pertengahan Mei dan kemudian turun.
"Diperkirakan akhir bulan Juli atau permulaan Agustus mereda," ujar Hari dalam Webinar dengan topik Covid-19: Prediction and Exit Strategi, Sabtu (9/5/2020).
Dia mengatakan, dengan model penelitian cumulative probability prediksi tersebut memang dapat bergeser apabila terjadi perubahan walaupun cuma dua hari.
"Awalnya justru sekitar September menjadi akhir Juli atau awal Agustus," tutur Hari.
Berbeda dengan penelitian dari statistika UGM, Hari memprediksi puncak kasus Covid-19 sebesar 40.000 pasien positif.
Hari juga menggarisbawahi model yang dibuat oleh sejumlah pakar bersifat dinamis dan bisa berubah. Hanya berbeda waktu sehari-dua hari, hasilnya akan bergeser.