Antisipasi Virus Corona di DKI

Mal di Jakarta Dijadwalkan Kembali Buka Tanggal 8 Juni, Fraksi Golkar Minta Pengunjung Rapid Test

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco meminta agar pihak pengelola mal tetap menerapkan protokol kesehatan

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati saat mendaftar ikut rapid test dan swab deteksi Covid-19 di Jakarta Timur, Jumat (15/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Seluruh pusat perbelanjaan di DKI Jakarta dijadwalkan kembali buka pada 8 Juni 2020 mendatang.

Terkait hal tersebut, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco meminta agar pihak pengelola mal tetap menerapkan protokol kesehatan dan memastikan keselamatan para pengunjungnya.

Ia pun menyarankan agar seluruh pengunjung diharuskan mengikuti rapid test sebelum masuk ke mal.

Pihak pengelola mal pun diminta untuk menyediakan alat tes massal itu secara mandiri.

"Protokol kesehatannya harus dijaga, kalau perlu semua orang yang masuk mal dirapid test," ucapnya, Senin (18/5/2020).

Menurutnya, pengelola mal perlu memastikan seluruh pengunjungnya bebas dari virus corona (SARS-CoV-2) penyebab Covid-19.

Sebab, para pengunjung lebih rentan terpapar Covid-19 saat berada di ruangan tertutup, seperti di dalam mal.

"Di ruangan ber-AC dan tertutup itu potensi penyebarannya makin cepat berkembang dari ruang terbuka," ujarnya saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Napi Asimilasi Berulah di Serpong, Kepergok Warga saat Mencuri Motor

Camat Tanah Abang Butuh Tambahan Personel Satpol PP untuk Tertibkan PKL

Dikutip dari Kompas.com, rencana mal kembali dibuka diungkapkan oleh Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah berdasarkan skenario dari kajian awal Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekomonomian.

Tanggal (pembukaan) jika tidak ada perubahan jadwal, maka mal di Jakarta kemungkinan sudah bisa kembali beroperasi pada 8 Juni, sesuai dengan kajian. Sampai dengan saat ini masih berdasarkan kajian Kemenko Perekonomian itu,” ujar Budihardjo ketika dikonfirmasi Kompas.com, Senin (18/5/2020).

Budihardjo mengatakan, pihaknya siap mengikuti rencana pemerintah pusat membuka kembali sejumlah fasilitas publik dalam rangka pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

“Itu kan rencana pemerintah, dalam hal ini Kemenko Perekonomian, kami mengikuti dan mendukung saja rencana pemerintah,” kata Budihardjo.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved