Maruarar Sirait Didorong Gantikan Cucu Somantri di PT LIB

Gede Widiade sudah mempunyai nama jagoan untuk menggantikan Cucu Somantri di posisi Dirut PT LIB

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Mantan Direktur Persija Jakarta, Gede Widiade saat ditemui di Lapangan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Presiden klub Persiba Balikpapan, Gede Widiade sudah mempunyai nama jagoan untuk menggantikan Cucu Somantri di posisi Direkur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Cucu Somantri memilih mundur dari posisi Dirut PT LIB pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang berlangsung secara virtual, pada Senin (18/5/2020) lalu.

Gede menilai, sosok yang tepat mengisi jabatan Direktur Utama PT LIB adalah Maruarar Sirait.

Pria yang pernah menjabat Ketua Steering Committe (SC) Piala Presiden itu dinilai bisa membawa perubahan sepak bola Indonesia menjadi lebih baik.

Menurut Gede Widiade, dirinya sudah lama mengenal pria yang akrab disapa Ara itu sebelum terjun ke dunia sepak bola.

Ara dinilai sebagai sosok yang baik dan mampu bersikap profesional dalam situasi serta kondisi apapun.

"Saya dekat sekali dengan Maruarar Sirait. Kami berhubungan sebelum dari sebelum ada urusan sepak bola. Profesionalisme dia sudah tak diragukan," ujar Gede Widiade.

Selain itu, Ara merupakan sosok yang selalu ingin belajar dan tidak pernah malu ketika bertanya kepada orang yang lebih ahli.

Hal tersebut menjadi salah satu kelebihan yang dimiliki Maruar Sirait dibanding yang lainnya.

"Orangnya terbuka dan selalu ingin belajar. Dia sering bertanya kepada orang yang berpengalaman. Jadi, dia tak asal jalan,” ucapnya.

Gede menuturkan, salah satu pencapaian yang sudah ditorehkan Maruarar Sirait adalah bisa menyelenggarakan turnamen pramusim Piala Presiden dengan baik.

Selama empat tahun, turnamen Piala Presiden mampu menjadi ajang bergengsi dan menjadi pemersatu bangsa lewat sepak bola.

"Dia sudah punya bukti, pelaksaan Piala Presiden yang sukses," kata Gede Widiade.

Meski begitu, saat ini kendala terbesarnya untuk bergabung ke PT LIB adalah dari partai politik yang diikutinya.

"Kendalanya cuma satu, dia orang partai. Selain itu, bagi saya tidak ada kendala. Namun, partai ini yang kemungkinan menjadi masalah," ujarnya.

Lebih lanjut, Gede memiliki harapan besar sosok pengganti Cucu Somantri harus terbebas dari urusan dan kepentingan dengan PSSI.

Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, Ini Negara-negara yang Menjadikannya Hari Libur

Masuk Zona Hijau, Masjid El-Muwahidin Bekasi Timur Jamin Jemaah Hadir dari 1 RW Saja

Polisi Bagikan Baju Lebaran ke Anak-anak Korban Kebakaran di Jembatan Besi Jakarta Barat

Hal tersebut bisa membuat sosok yang ditunjuk fokus dalam menjalankan roda organisasi di PT LIB.

"Terlepas dari itu, yang penting orang yang ditunjuk nanti bukan dari federasi, harus orang profesional,” pungkas Gede Widiade.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved