Breaking News:

Lebaran 2020

Masuk Zona Hijau, Masjid El-Muwahidin Bekasi Timur Jamin Jemaah Hadir dari 1 RW Saja

Dia memastikan jemaah yang hadir bisa dipastikan hanya dari lingkungan masjid dan sudah mejadi jamaah tetap

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Masjid El-Muwahidin Bekasi Timur. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Masjid El-Muwahidin di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi merupakan masjid yang bakal menggelar salat Idulfitri berjemaah 1441 Hijiryah di tengah pandemi Covid-19.

Sekertaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) El-Muwahidin, Dadang mengatakan, pihaknya menjamin jemaah yang hadir merupakam warga RW01 tempat masjid itu berada.

"Kita mengacu pada anjuran pemerintah, termasuk juga yang disarankan bukan dari wilayah lain (jemaah), nah nanti kita akan seleksi," kata Dadang.

Di lingkungan Masjid El-Muwahidin, tepatnya di RW01, terdapat enam RT. Dia memastikan jemaah yang hadir bisa dipastikan hanya dari lingkungan masjid dan sudah mejadi jemaah tetap.

"Masjid ini menaungi satu RW saja, jadi kita akan tempatkan panitia dia akan melihat langsung jamaah yang datang dan pasti sudah dikenal," jelasnya.

"Minimal kan pasti warga sini yang salat di masjid ini, untuk warga lain mungkin akan salat di tempat lain, kita seleksi aja karena pasti kenal panitia orang sini juga," tambahnya.

Jika ada warga yang bukan termasuk warga RW01, panitia pelaksanaan salat id Masjid El-Muwahidin tidak menutup kemungkinan akan melarang warga tersebut gabung.

"Karena pasti warga datang dari sekitaran jalan Kartini aja, kalau di datang dari sana (sebrang jalan Ir. H. Juanda kita tidak perkenankan," tegas dia.

Lebaran, Layanan Puskesmas Kecamatan di Jakarta Timur Tetap Buka 24 Jam

Tontowi Ahmad Mundur, Taufik Hidayat: Juara Olimpiade Keluar dengan Status Magang?

Polisi Tahan Ratusan Kendaraan Travel Gelap: 719 Pemudik Ilegal Gagal Pulang Kampung, Ini Sanksinya

"Karena di Duren Jaya (kelurahan yang ada di dekat masjid) juga zona hijau pasti kita arahkan dia salat di masjid daerah tempat tinggalnya, misal ada orang transit (pengendara lewat) mungkin seleksi juga, misal dia mengaku orang sini tapi kita tidak kenal, ya kita akan lakukan upaya cek," jelasnya.

Selain itu, protokoler kesehatan berupa pengecekan suhu tubuh, wajib masker dan jaga jarak shaf akan tetap diterapkan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved