Ramadan 2020

Pemprov DKI Jakarta Kerahkan 2.500 Petugas Kebersihan Saat Malam Takbiran

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup mengerahkan 2.500 petugas kebersihan, saat malam takbiran, Sabtu (23/5/2020).

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana saat petugas kebersihan bersihkan trotoar jalan Jatibaru, Jakarta Pusat, pada Rabu (31/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup mengerahkan 2.500 petugas kebersihan, saat malam takbiran, Sabtu (23/5/2020).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih, mengatakan 2.500 petugas ini disiagakan hingga Hari Raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh pada Minggu (24/5/2020).

"Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyiagakan 2.500 petugas kebersihan saat malam takbiran hingga hari Idulfitri 1441 Hijriah," kata Andono, saat dihubungi, Sabtu (23/5/2020).

"Kami siagakan 50 petugas di setiap kecamatan. Lebih dari 2.500 personel di seluruh Jakarta yang bertugas saat malam takbiran hingga Idulfitri. Termasuk TPST Bantargebang yang tetap melakukan pelayanan,” lanjutnya.

Dinas Lingkungan Hidup DKI juga menyiagakan ratusan truk sampah dan 88 unit kendaraan penyapu jalan otomatis atau road sweeper.

"Sejak H-4 lebaran, pengemudi truk sampah telah diinstruksikan melakukan pengosongan Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) di seluruh wilayah Jakarta," tambah Andono.

Dia menyebut, hal ini dilakukan agar TPS dapat menampung sampah dengan kapasitas maksimal pada saat libur hari raya Idulfitri dan H+1 lebaran.

Selain itu agar kondisi lingkungan sekitar TPS tetap nyaman, tidak bau menyengat, serta menghindari berkembangnya lalat dan hal lainnya.

Andono menduga, jumlah sampah saat malam takbiran dan Hari Raya Idulfitri akan berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.

"Personel yang bertugas juga diinstruksikan untuk menjalankan protokol kesehatan," ucapnya.

Catat! Jadwal dan Rute Transjakarta yang Beroperasi Saat Idul Fitri Besok

Lebaran di Tengah Pandemi Ala Wakil Wali Kota Tangsel, Jadi Imam Salat Id di Rumah

Berdasarkan data timbangan sampah di TPST Bantargebang, tercatat sampah yang dikirim ke sana sebelum kebijakan Work From Home (WFH), periode 1-15 Maret 2020 mencapai 9.346 ton per hari.

Selama diberlakukannya WFH, 16 Maret - 9 April 2020, rata-rata 8.485 ton per hari.

Sementara saat PSBB, periode 10 April - 22 Mei 2020, rata-rata sampah warga Jakarta yang dikirim ke TPST Bantargebang hanya mencapai 6.602 ton per hari.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved