Gadis Asal Jambi Hilang Setelah Pamit ke ATM, Ditemukan di Jakarta, Kerabat: Dia Terlihat Linglung

Narmi Andriani (21) gadis asal Jambi itu dikabarkan menghilang setelah pamit ke ATM yang berada di kawasan Pasar Jambi.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Narmi (21) mengenakan kaos merah saat berada di kantor Polsek Senen, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2020), didampingi sopir taksi yang menolongnya. Narmi warga Jambi korban penculikan pria bermobil. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Narmi Andriani (21) gadis asal Jambi itu dikabarkan menghilang setelah pamit ke ATM yang berada di kawasan Pasar Jambi.

Keluarganya mengabarkan Narmi Andriani diduga diculik oleh sekelompok pria bermobil sejak Jumat (29/5/2020).

Gadis lulusan Pesantren di Jambi itu akhirnya ditemukan oleh sopir taksi dan diantarkan ke Polsek Senen pada Selasa (2/6/2020).

Narmi Andriani (21) pun terlihat syok saat ditemui di Polsek Senen.

Narmi saat itu mengenakan aos panjang merah dan celana panjang saat ditemui TribunJakarta.com di kantor Polsek Senen, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2020).

Rambutnya dikuncir dan hidung-mulutnya ditutupi masker.

Beberapa jam, Narmi ditemani empat saudaranya di sana.

Tampak berkomunikasi dengan jajaran Polsek Senen.

Tiga di antara saudaranya Narmi mengenakan pakaian formal.

Satunya lagi mengenakan atribut TNI.

Tampak Linglung

Narmi (21) mengenakan kaos merah, korban penculikan saat sebelum meninggalkan kantor Polsek Senen, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2020).
Narmi (21) mengenakan kaos merah, korban penculikan saat sebelum meninggalkan kantor Polsek Senen, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Sekira pukul 15.30 WIB, Narmi dan saudaranya yang mengenakan atribut TNI pergi meninggalkan kantor Polsek Senen, menggunakan taksi.

"Sopir taksi ini memberi tahu bahwa ini di Jakarta. Si Narmi terlihat ling-lung. Sopir taksi ini punya inisiatif (lapor ke Polsek Senen)," kata Iwan, satu dari empat saudara Narmi, saat diwawancarai TribunJakarta.com.

"Narmi sedang syok. Sempat dilindungi sopir taksi di Jakarta. Dia (Narmi) tidak tahu posisinya di mana," sambungnya.

Narmi diculik sekelompok pria bermobil dari Jambi, sejak Jumat (29/5/2020), seusai menuju mesin anjungan tunai mandiri (ATM), di Pasar Jambi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved