Viral di Medsos

Diawali Gebrak Meja dan Teriakan, Dua Cewek PNS Duel di Kantor Pemkab Batanghari

Diawali gebrak meja dan teriakan, mewarnai duel dua cewek PNS di Pemerintah Kabupaten Batanghari, Jambi.

Tayang:
Editor: Y Gustaman
istockphoto.com
Ilustrasi 

"Penganggaran KONI yang diajukan itu tidak patut dan mesti direvisi terlebih dahulu," kata Rasydi.

Sementara itu, Kepala Dispora Sumbar Bustavidia yang dihubungi terpisah mengakui pihaknya belum memberikan rekomendasi untuk pencairan dana KONI Sumbar yang juga dipergunakan untuk keberangkatan atlet ke Porwil Sumatera di Bengkulu.

"Dananya belum kita rekomendasikan untuk dicairkan karena RAB-nya perlu direvisi," jelas Bustavidia.

Aulia dan Anaknya Dituntut Hukuman Mati: Tidak Ada Hal Meringankan, Pengacara Terdakwa Bilang Sadis

Bustavidia mengatakan, RAB KONI Sumbar baru masuk pada 24 Oktober lalu dan pihaknya langsung membahasnya.

Namun, karena ada sejumlah perencanaan biaya yang perlu direvisi, maka pihaknya belum memberikan rekomendasi.

"Ada sejumlah hal yang kita minta untuk direvisi yaitu soal pemberian bonus atlet yang dianggarkan KONI harus dihapus."

"Karena untuk bonus, Pemprov Sumbar melalui Dispora yang menganggarkan, bukan KONI," jelas Bustavidia.

Kemudian, soal jumlah pendamping di Porwil Sumatera yang jumlahnya mencapai 66 orang.

"Kita merekomendasikan cukup 30 orang saja, sebab kalau 66 orang jumlahnya terlalu banyak," kata Bustavidia.

Selanjutnya soal uang saku atlet, pelatih dan pendamping besarannya berbeda jauh.

"Jumlahnya kami rasa tidak adil karena lebih banyak jumlah uang saku pendamping dibandingkan atlet dan pelatih. Ini kita minta revisi," kata Bustavidia.

Menurut Bustavidia, kalau revisi itu sudah dilakukan, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi sehingga dananya bisa dicairkan.

"Kita tidak menghambat-hambat. RAB-nya saja baru tanggal 24 Oktober masuk."

Bukan Zona Hijau, Rumah Ibadah di 8 RW Kecamatan Ciracas Jakarta Timur Belum Boleh Buka

"Malahan langsung kita bahas. Kalau revisinya sudah ada, kita akan berikan rekomendasi," ujar Bustavidia.

Sementara Ketua KONI Sumbar, Syaiful, yang dihubungi terpisah mengatakan, persoalan itu hanyalah miskomunikasi.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved