Banjir Rob Terjang Permukiman Warga
Lebih Dari 1.000 Rumah di Pesisir Muara Angke Terendam Banjir Rob
Pengurus RW 21 Kelurahan Pluit, Patmono mengatakan, lima RW tersebut berada di kawasan pesisir Muara Angke
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
Tapi, tanpa mempedulikan kondisi banjir rob ini, masih banyak warga yang berjalan menerjang banjir dan anak-anak yang bermain di tengah banjir ini.
Air dialirkan ke Waduk Pluit
Petugas Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta bersama unsur terkait masih menangani banjir rob yang merendam perumahan Pantai Mutiara, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Penanganan dilakukan dengan memperbaiki konstruksi tanggul yang jebol serta penyedotan air dari perumahan.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, mengatakan banjir yang merendam perumahan akan disedot dan dialirkan ke Waduk Pluit.
"Akan kita buka ke Waduk Pluit. Nanti dipompa saja melalui Waduk Pluit karena ini sudah ngantong air ini," kata Saefullah di lokasi, Minggu (7/6/2020).
• PTSP Jakarta Barat Kembali Beroperasi, Warga Disarankan Buat Janji Dahulu Lewat Telepon
• Hanya 4 Mal di Tangsel yang Mengajukan Beroperasi Saat PSBB, Baru Teras Kota Dapat Izin
Menurut Saefullah, banjir rob ini merendam sedikitnya empat RT di RW 16 Kelurahan Pluit.
Maka dari itu, petugas akan terus berjibaku menangani banjir sembari mendata warga yang terdampak.
"Ini 4 RT, satu RW 16. Saya suruh minta didata (jumlah rumah yang terendam)," kata Saefullah.
Selain perbaikan konstruksi tanggul dan penyedotan genangan, petugas juga memasang tumpukan karung pasir di sekitar lokasi.
Hal itu untuk menghambat aliran air laut yang menerobos dari sela-sela kontruksi tanggul yang jebol.
Adapun pantauan di lokasi pada sore ini, genangan air masih merendam rumah-rumah di Pantai Mutiara.
Ketinggian banjir mencapai sekitar 50-100 sentimeter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/permukiman-warga-di-pesisir-muara-angke-kelurahan-pluit-penjaringan-jakarta-utara.jpg)