Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Pandemi Covid-19 Bikin Petani Rorotan Terlambat Tanam Padi

Pandemi Covid-19 yang tengah merebak berdampak terhadap para petani di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana di persawahan RW 06 Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (17/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Pandemi Covid-19 yang tengah merebak berdampak terhadap para petani di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Di masa pandemi ini, para petani Rorotan terancam telat panen sesuai jadwal lantaran belakangan ini mereka juga terlambat tanam.

Ketua Kelompok Tani Makmur Jaya H. Abdul Kadir mengatakan, ada sejumlah masalah yang melanda para petani di masa pandemi ini.

Ketua Kelompok Tani Makmur Jaya H. Abdul Kadir.
Ketua Kelompok Tani Makmur Jaya H. Abdul Kadir. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

"Masalahnya kesulitan bibit, kesulitan mencari modal, cari pinjaman kesana kemari, jadinya tertunda (tanam)," kata Abdul di persawahan RW 06 Rorotan, Rabu (17/6/2020).

Masalah-masalah tersebut melanda sebagian dari total 37 anggota Kelompok Tani Makmur Jaya.

Ketika masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan beberapa waktu lalu, para petani juga mengalami kendala terkait akses memperoleh pupuk.

Pasalnya, toko langganan yang menjual pupuk terpaksa tutup sementara di tengah penerapan PSBB.

Menurut Abdul, ada salah satu anggotanya bernama Wahid yang sangat merasakan dampak Covid-19 ini.

Wahid, lanjut Abdul, bahkan sampai terlambat tanam 10 hari dari rekan-rekannya sesama petani padi Rorotan.

"Pak Wahid ini sangat terkena dampaknya. Sehingga dia hampir tertinggal 10 hari dari teman-teman yang lain," ucapnya.

Taman Margasatwa Ragunan Buka 20 Juni 2020, Sementara Pusat Primata Schmutzer Masih Ditutup

Bunuh Ibu Kandung Pakai Cangkul, Pria Ini Telah Siapkan Lubang di Belakang Rumah untuk Kubur Jasad

Dijelaskan Abdul, Wahid baru melakukan tanam padi sekitar awal Juni 2020 lalu bersama para petani lainnya.

Akibatnya Wahid diperkirakan baru akan melakukan panen pada bulan September nanti.

"Kurang lebih September akhir untuk Pak Wahid, kalau yang lain awal September," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved