Jakarta Terapkan PSBB Transisi

PSI Sebut Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional Hanya Formalitas, Ini Jawaban Satpol PP

Perumda Pasar Jaya sebagai pengelola pasar tradisional telah menyiapkan protokol pencegahan Covid-19

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin buka suara soal pernyatan politisi PSI Eneng Malianasari yang menyebut protokol kesehatan di pasar hanya formalitas.

Menurutnya, Perumda Pasar Jaya sebagai pengelola pasar tradisional telah menyiapkan protokol pencegahan Covid-19 dengan sangat baik.

Bahkan, ia menyebut, protokol kesehatan itu berjalan dengan baik dan efektif di pasar Pasar Minggu, Jakarata Selatan.

“Di beberapa tempat (protokol kesehatan) juga jalan. Sistem ganjil genap kan untuk mengurangi orang di pasar, untuk social distancing,” ucapnya, Jumat (19/6/2020).

“Kalau ada yang melanggar kami akan ingatkan ke pengelola pasar, mereka nanti yang mengingatkan ke penjual dan pembeli,” sambungnya.

Sementara Eneng menyebut Pemprov DKI lemah dalam mengawasi protokol kesehatan.

Sebab, dalam sidak yang dilakukannya di Pasar Jembatan Lima, ia menemukan banyak pedagang yang tak menggunakan masker.

Bahkan, sistem ganjil genap di pasar itu pun belum diterapkan dengan baik.

Terkait dengan hal ini, Arifin berkilah, pihaknya belum menerima laporan adanya pelanggaran protokol kesehatan di Pasar Jembatan Lima.

“Informasi itu belum kami dapatkan, info mengenai ganjil genap mungkin masih dalam tahap sosialisasi di Pasar Jembatan Lima,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Pemuda Karang Taruna Karet Tengsin Bantu Warga PPDB Online, Ini Jadwalnya

Layanan TOD dan Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup Sampai 28 Juni 2020

Update Covid-19 Kabupaten Bekasi Jumat,19 Juni 2020, Kasus Aktif 17 Orang

Meski demikian, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, pihaknya telah menerjukan lebih dari 700 personel Satpol PP untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di 153 pasar tradisional.

“Salah satu tugas kami bagaimana para pedagang dan pembeli menerapkan protokol kesehatan. Karena kalao mereka tidak pakai masker, tidak boleh masuk,” kata Arifin.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved