Pilkada Di Tengah Pandemi, Bawaslu Sebut Potensi Politik Uang Tinggi dan Rawan Penyalahgunaan Bansos

Pilkada serentak 2020 sudah ketuk palu akan dilaksakanan pada 9 Desember mendatang. Rawan politik uang dan penyalahgunaan bansos.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Komisioner Bawaslu Republik Indonesia (RI), Fritz Edward Siregar, saat mengunjungi kantor Bawaslu Tangsel, Jalan Alamanda, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Selasa (30/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Pilkada serentak 2020 sudah ketuk palu akan dilaksakanan pada 9 Desember mendatang.

Diperkirakan, situasi belum banyak berubah, pandemi Covid-19 masih membayangi.

Kondisi di tengah pandemi tidak hanya mengubah tata cara pemilihan dan tahapan Pilkada, melainkan juga membentuk potensi kerawanan baru.

Komisioner Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, mengatakan, setidaknya ada empat kerawanan pada Pilkada serentak yang juga akan digelar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu.

Fritz menyebut kerawanan pertama adalah terkait penularan Covid-19.

Penyelenggara harus benar-benar menaati protokol kesehatan agar tidak terjangkit Covid-19, termasuk dengan menyelenggarakan pemilihan.

"Oleh karena itu penerapan protokol kesehatan itu kan menjadi standard dalam setiap tindakan, karena kami juga di Bawaslu tidak ingin muncul klaster-klaster baru untuk penyebaran covid19, sehingga ketika saat bertemu dengan masyarakat, pada saat melakukan tugas pengawasan, menerapkan protokol kesehatan itu adalah suatu hal yang penting," papar Fritz saat mengunjungi kantor Bawaslu Tangsel, Jalan Alamanda, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Selasa (30/6/2020).

Selain protokol kesehatan, pandemi Covid-19 yang juga menyerang sektor ekonomi masyarakat, menentukan potensi politik uang.

Menurut Fritz, potensi politik uang semakin besar pada Pilkada serentak 2020 ini.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved