Breaking News:

Puluhan Orang Tua Demo di Kantor Wali Kota Depok Tuntut Kuota Siswa Miskin

Puluhan orang tua siswa siang ini menggelar aksi demo di Kantor Wali Kota Depok, menuntut kejelasan sistem PPDB 2020 yang dirasa kurang maksimal.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Aksi demo puluhan orang tua di Kantor Wali Kota Depok, Kamis (2/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Puluhan orang tua siswa siang ini menggelar aksi demo di Kantor Wali Kota Depok, menuntut kejelasan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 yang dirasa kurang maksimal.

Koordinator aksi, Roy Pangharapan, mengatakan pihaknya menuntut agar seluruh siswa dapat diterima di sekolah negeri yang ada di Kota Depok.

"Kasusnya mereka melanggar Pancasila dengan menolak siswa miskin, alasannya gak jelas. Ini kan jalur miskin, jalur miskin kok ditolak tanpa alasan yang jelas. Alasannya apa kami pengen tahu," ujar Roy di Kantor Wali Kota Depok, Pancoran Mas, Kamis (2/7/2020).

Selain tanpa alasan yang jelas, Roy berujar tak ada solusi yang diberikan oleh pihak sekolah.

Lanjut Roy, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, kuota untuk siswa tidak mampu di setiap minimal adalah 20 persen.

"Kami menuntut aga seluruh siswa ini bisa diterima karena menurut Permendikbud kan harusnya minimal 20 persen, 30 persen boleh gak? Lalu kenapa mereka mengunci diangka 20 persen," ucapnya.

Mengaku Kecewa dengan Anies, Relawan: Kami Mendukung Saat Pilkada karena Komitmen Tolak Reklamasi

Pemuda Nganggur Cabuli Adik Sejak 2015 Hingga Hamil, Pengakuan Pelaku: Saya Nafsu, Disalurkan ke Dia

Roy berkata sudah ada perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Depok yang menemui pihaknya.

"Sudah ada tadi yang menemui kami, mereka menerima keluhan kami. Akan kami pantau terus ke-depannya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved