Breaking News:

Teka-teki Cincin di Jari Zuraida Hanum, Lebih 5 Kali Bercinta dengan Jefri Sebelum Bunuh Jamaluddin

Teka-teki keberadaan cincin di jari manis Zuraida Hanum, sempat mengaku lebih 5 kali bercinta dengan Jefri sebelum membunuh Hakim PN Medan Jamaluddin.

TRIBUNMEDAN
Teka-teki Cincin di Jari Zuraida Hanum, Lebih 5 Kali Bercinta dengan Jefri Sebelum Bunuh Jamaluddin 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sosok istri Hakim PN Medan, Zuraida Hanum kembali menuai perhatian setelah divonis hukuman mati atas kasus pembunuhan Jamaluddin.

Vonis itu dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di persidangan kasus pembunuhan Jamaluddin pada Rabu (1/7).

Ketiga tersangka yaitu istri hakim PN Medan Zuraida Hanum (41) dihukum mati, sementara dua pembunuh bayaran M Jefri Pratama (42) seumur hidup bersama M Reza Fahlevi (29).

TONTON JUGA:

Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik menyebutkan bahwa ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana.

VIDEO Detik-detik Dirut Inalum Debat Panas hingga Diusir dari Rapat, Anggota DPR Persoalkan Data Ini

"Mengadili menyatakan terdakwa Zuraida Hanum terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuh berencana dan terbukti dengan dakwaan primer sesebelumnya ketiga terdakwa dituntut seumur hidup oleh Penuntut Umum yang diketuai langsung oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Parada Situmorang.

Dalam amar tuntutannya tersebut, Penuntut Umum menyatakan bahwa tak ada yang bisa dimafaatkan dari perbuatan ketiga terdakwa, karena telah bersikap keji dan sadis.

FOLLOW JUGA:

Khusus untuk Zuraida Hanum, Penuntut Umum menyatakan bahwa Zuraida Hanum sangat tega telah membunuh korban, yang bukan lain adalah suaminya sendiri.

Namun dalam nota pembelaannya, Zuraidah Hanum menyatakan menyesal terhadap perbuatannya tersebut, dan ia menyatakan memohon maaf kepada seluruh pihak yang merasa kehilangan

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved