Breaking News:

Hari Pertama Belajar di Jabodebatek

Anak Korban Kebakaran Rawamangun Pinjam Handphone Teman Ikut MPLS

Nasib berbeda dialami siswa kelas X SMKN 26 Jakarta, Muhammad Raihan (16) karena harus mengikuti MPLS dari posko pengungsian.

TribunJakarta/Bima Putra
Siswa kelas X SMKN 26 Jakarta, Muhammad Raihan (16) yang harus meminjam handphone temannya untuk ikut MPLS di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (13/7/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Dimulainya tahun ajaran baru tak sepenuhnya bisa dinikmati warga RT 03/RW 02, Kelurahan Rawamangun korban kebakaran pada Kamis (9/7/2020).

Di saat anak lain sibuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Masa Taaruf Siswa Madrasah Tsanawiyah (MATSAMA).

Nasib berbeda dialami siswa kelas X SMKN 26 Jakarta, Muhammad Raihan (16) karena harus mengikuti MPLS dari posko pengungsian.

"Tadi sudah ikut MPLS secara online, tapi pinjam handphone teman karena handphone saya kebakar," kata Raihan di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (13/7/2020).

Tak hanya handphone, perlengkapan sekolahnya pun ikut ludes jadi bersama rumah saat si jago merah melahap 34 rumah warga RT 03.

Cepatnya perambatan api saat kejadian sekira pukul 15.50 WIB membuat dia dan orangtuanya tak sempat menyelamatkan harta benda.

"Teman-teman ada yang handphonenya ikut terbakar juga, lumayan terkendala karena enggak ada handphone. Tapi tetap ikut MPLS," ujarnya.

Raihan menuturkan pihak Kelurahan Rawamangun menyediakan WiFi bagi anak korban kebakaran untuk mengikuti MPLS dan pembelajaran jarak jauh.

Untuk dapat WiFi gratis mereka harus datang langsung ke kantor Kelurahan Rawamangun yang berjarak sekitar 5 menit dari posko.

Namun karena pihak Kelurahan tak memfasilitasi gawai, Raihan dan anak lainnya memilih mengikuti MPLS dari posko pengungsian.

"Selain handphone kendala di sini (posko pengungsian) juga karena enggak ada WiFi. Kalau bisa sih ada WiFi, jadi kita belajar onlinenya bisa dari posko," tuturnya.

Mulai Hari Ini, Uji Coba Bus Listrik di Jakarta Diperpanjang 12 Jam

Ramalan Zodiak Senin 13 Juli 2020: Aries Jangan Tumpuk Pekerjaan, Aquarius Ada yang Menghambat?

Tak Lagi Zona Merah, Warga RW 07 Bidara Cina Diimbau Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sebagai informasi total 34 rumah warga RT 03 ludes terbakar, sementara 12 rumah terdampak kobaran api pada Kamis (9/7/2020) lalu.

Sebanyak 85 kepala keluarga (KK) terdiri dari 245 jiwa mengungsi di dua tenda yang dibangun di lapangan Jalan Pemuda I, dekat lokasi kebakaran.

Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur memperkirakan kerugian materil akibat kebakaran mencapai Rp 1,5 miliar

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved