Breaking News:

Unik, Ada Garis Pembatas Motor Mirip MotoGP di Tangerang

Polresta Tangerang bekerja sama dengan Dishub Kabupaten Tangerang membuat garis pembatas atau garis jaga jarak untuk pengemudi sepeda motor.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Istimewa/dokumentasi Polresta Tangerang.
Garis putih pembatas motor mirip garis MotoGP sebagai antisipasi jaga jarak antar pengendara di Kabupaten Tangerang, Kamis (16/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG -Polresta Tangerang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang membuat garis pembatas atau garis jaga jarak untuk pengemudi sepeda motor.

Uniknya, garis jaga jarak yang dibuat di kawasan Jalan Baru Puspemkab Tangerang itu mirip dengan garis start pada gelaran MotoGP.

Kasatlantas Polresta Tangerang Kompol I Ketut Widiarta menerangkan, garis jaga jarak itu dibuat sebagai upaya pendisiplinan masyarakat dalam kepatuhan pencegahan Covid-19.

Serta untuk menghadapi adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Garis itu, kata Widiarta, dibuat agar pengendara sepeda motor bisa menjaga jarak saat menunggu lampu merah.

"Garis itu dibuat agar pengendara khususnya pengendara sepeda motor bisa menerapkan physical distancing atau jaga jarak yang merupakan bagian dari protokol kesehatan," kata Widiarta saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/2020).

Ia menambahkan, garis itu diharapkan bisa membuat pengendara motor bisa menunggu lampu merah di belakang garis putih.

Pasalnya, bika ada pengendara yang berhenti melewati atau di luar area garis, maka petugas akan melakukan penataan.

"Petugas juga akan terus memberikan edukasi dan imbauan agar pengendara menggunakan masker dan sarung tangan," sambung Widiarta.

Kapten Kawal Pemulangan Keluarga TNI yang Sembuh Covid-19 di Tangsel

TK dan PAUD di Tangsel Akan Belajar Kelompok Selama Pandemi Covid-19

Hal itu, lanjutnya, sebagai upaya agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Widiarta melanjutkan, garis itu juga dibuat sebagai bagian dari akan dilaksanakannya Operasi Patuh Kalimaya 2020 yang akan dimulai pada 23 Juli 2020 hingga 5 Agustus 2020.

"Kami mengimbau masyarakat dalam hal ini pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas dan menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved