Breaking News:

Nekat Berjualan Kembali di Sepanjang Kanal Banjir Timur, PKL dan Petugas Bentrok

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Kanal Banjir Timur (KBT), Duren Sawit, Jakarta Timur terlibat bentrok dengan petugas.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana bentrokan antar PKL dan petugas di KBT, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Ratusan pedagang kaki lima ( PKL) di sepanjang Kanal Banjir Timur ( KBT), Duren Sawit, Jakarta Timur terlibat bentrok dengan petugas.

Hal ini disebabkan oleh PKL yang tak terima saat hendak ditertibkan oleh petugas Satpol PP.

Seperti diketahui, selama perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB masa transisi, para PKL di KBT dilarang untuk berjualan.

Selain itu, Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar telah menginstruksikan hal tersebut dan menyiapkan penjagaan ketat di lokasi setiap pagi dan sore hari.

Resepsi di Sumedang Bisa Gelar Dangdutan: Dilarang Joget Tapi Boleh Nyawer, Biduan Senang

Sayangnya, pada Sabtu (18/7/2020) sore, para PKL mulai memaksa untuk berjualan kembali.

Akhirnya, adu mulut dan aksi dorong tak terelakan antar pedagang dan petugas.

"Karena ini makanan sudah dimasak. Kemarin kita juga sudah diliburkan. Kita minta berjualan untuk menghabiskan makanan ini aja. Ini juga soal kebutuhan hidup. Penutupan sementara hingga protokol kesehatan sudah ikuti," ujar Kordinator pedagang, H Wagiman di lokasi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Uus Kuswanto menjelaskan bahwa penertiban ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Catherine Wilson Tertangkap Nyabu, Janji Sang Artis dan Peran Satpam Perumahan

Ia berharap para pedagang bersikap kooperatif dan saling mendukung untuk menekan angka kasus positif di Jakarta Timur.

"Hari ini tindak lanjut masa PSBB transisi. Bagaimana pun di KBT menjadi pusat kerumunan masyarakat termasuk PKL. Sesuai instruksi Wali Kota, PKL dilarang berjualan di sepanjang KBT," jelas Uus.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved