Seorang Anak Tewas Ditabrak Mobil yang Dikendarai Ibunya, Diduga Lupa Mengecek Rem Tangan

Mulanya, kedua orangtua korban, IGS dan NNS sedang memperbaiki atap mobil pikap sekitar pukul 14.00 Wita.

Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Istimewa
Nasib nahas dialami NPGJ, bocah asal Banjar Dinas Badeg Kelodan, Desa Sebudi, Selat Karangasem, Bali. Anak berusia itu tahun ini tewas tertabrak mobil pikap yang dikendarai orangtuanya, Senin (20/7/2020) siang di pekarangan rumahnya 

Kesedihan anaknya dibunuh dan takut terhadap ancaman pembunuhan membuat SAP tak berani melaporkan perbuatan Cece ke polisi.

"Setelah membuang jasad korban tersangka kabur ke Bogor. Karena di sana tidak punya keluarga dia tidur di pinggir jalan. Kita amankan depan Stasiun Bogor," ujarnya.

Tom menuturkan dari hasil pemeriksaan SAP tak ikut menganiaya Abdullah sehingga merasa bersalah tidak bisa merawat anaknya.

Sementara Cece mengaku setidaknya sudah satu bulan menganiaya Abdullah, dari memukul dengan tangan dan pipa hingga menyundut rokok.

"Pengakuan tersangka dia menganiaya korban karena kesal istrinya sering enggak pulang ke rumah. Jadi kesal karena harus merawat anaknya sendirian," tuturnya. (Kompas.com/TribunJakarta.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved