Pilkada Kota Depok
Akan Berhadapan di Pilkada Depok, Begini Tanggapan Mohammad Idris dan Pradi Supriatna
Idris menuturkan, dalam agama Islam perceraian (berpisah) adalah solusi terakhir bilamana sudah tidak ada kemungkinan lainya.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Berada pada dua kubu yang berbeda, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, dan wakilnya, Pradi Supriatna, kemungkinan besar akan bertarung dan berhadapan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok 2020.
Diwartakan sebelumnya, dari hati kecil ke-duanya sama-sama merasa ‘berat’ bilamana harus berpisah dan saling berhadapan satu sama lain.
Idris menuturkan, dalam agama Islam perceraian (berpisah) adalah solusi terakhir bilamana sudah tidak ada kemungkinan lainya.
“Kalau dalam Islam perceraian itu adalah solusi terakhir kalau sudah mentok,” katanya di Gedung DPRD Kota Depok, Cilodong, Kamis (23/7/2020).
Menurutnya, jangan hanya karena hal sepele, semuanya langsung berakhir begitu saja.
“Jangan gara-gara piring pecah cerai, jangan gara-gara provokasi dari luar bisik-bisik isu gosip terus cerai (berpisah), jangan. Tapi cerai itu terakhir. Saya belajar dari situ. Jadi tolong pertimbangkan,” katanya sambil melirik Pradi yang ada tepat disebelah kanannya.
• Istri Petugas PPSU Kelapa Gading Barat Sempat Tak Percaya Suaminya Jadi Korban Tabrak Lari
• Lawan Pradi Supriatna di Pilkada Depok, Wali Kota Idris: Ini Karena Abang Selingkuh
Sementara itu, Pradi berujar dirinya sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Depok mengaku diminta progress yang tentunya tak bisa menunggu hingga mendekati batas waktu pendaftaran.
“Ini kan proses yang memakan energi ya seperti ini apalagi saya sebagai ketua partai tentunya diminta progres kegiatan yang tentunya kita ngga bisa menunggu sampai limit waktu yang begitu sempit. Makanya segala sesuatu yang kami lakukan di tingkat wilayah kami laporkan pada pimpinan kami yang lebih tinggi baik propinsi maupun pusat,” bebernya di lokasi yang sama.
Pradi berujar, pasang surut dalam membangun rumah tangga memang kerap terjadi.
“Rumah tangga itu memang gitu, pasang surut, tapi muara sama, ingin membuat Depok jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/wali-kota-depok-mohammad-idris-dan-wakil-wali-kota-depok-pradi-supriatna.jpg)