Menteri Edhy Prabowo Diminta Cabut Aturan yang Sulitkan Nelayan
Pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan mengaku puas dengan kinerja Menteri Edhy Prabowo.
TRIBUNJAKARTA.COM - Pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan mengaku puas dengan kinerja Menteri Edhy Prabowo.
Hal itu terlihat dari hasil lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan survei terhadap tujuh sektor pelaku usaha untuk mengevaluasi kinerja ekonomi dan pemerintahan di masa pandemi Covid-19.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dianggap sebagai menteri terbaik di sektor yang ditanganinya.
Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengaku sependapat dengan hasil survei Indikator Politik Indonesia.
Politikus PKB itu menilai selama Edhy memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan banyak mengeluarkan kebijakan yang sejalan dengan aspirasi para nelayan.
"(Kinerja Menteri Edhy) sangat baik, mampu menyerap dan wujudkan aspirasi nelayan," kata Daniel, Sabtu (25/7/2020).
Namun Daniel meminta kinerja Edhy masih perlu terus ditingkatkan.
Daniel meminta agar politikus Gerindra itu segera mencabut beberapa peraturan menteri (Permen) yang dinilai kerap menyulitkan para nelayan, sehingga harus segera direvisi.
"Banyak yang perlu ditingkatkan karena masih banyak permen yang tidak tepat yang harus segera dicabut dan dibuat permen baru yang mampu memajukan perikanan nasional," ujarnya.
Hal senada diungkapkan pengusaha tambak udang asal Lampung Timur, Munhari.
Menurutnya, Edhy merupakan sosok menteri yang mau mendengarkan keluhan-kesah para pelaku usaha.
Dia menyebut bahwa selama ini permasalahan dalam usaha budidaya tambak udang adalah soal ketersediaan air.
"Setelah ketemu beberapa waktu yang lalu, beliau berjanji akan mengupayakan arus air di seluruh pertambakan udang selalu lancar. Sehingga sumbatan-sumbatan yang ada di kawasan tambak akan diperbaiki," kata Munhari.
Selain itu, Munhari menilai sejak kepemimpinan Menteri Edhy, para nelayan merasa tak khawatir ketika melaut di perairan Tanah Air.
Sebab, dahulu banyak aturan-aturan yang menyulitkan mereka dalam mencari ikan atau hasil laut lainnya.
"Para nelayan agak senang, peraturannya enggak terlalu ketat kayak dulu. Kalau dulu ini enggak boleh, ini enggak boleh, tapi nelayan luar masuk terus," kata Munhari.
• Forum Perusahaan Outsourcing Berharap Menteri Keuangan Perhatikan Keberlangsungan Industri Alih Daya
Sementara itu, para pelaku usaha di tujuh sektor yang disurvei oleh Indikator, menempatkan Edhy Prabowo di posisi 6 menteri terbaik. Peringkat teratas adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
• Pemkab Tangerang Terbitkan Surat Edaran Protokol Perlindungan Anak Selama Pandemi Covid-19
Tujuh sektor yang dimaksud yakni pertanian non perikanan dan kelautan; perikanan dan kelautan; pertambangan dan penggalian; industri pengolahan; konstruksi; perdagangan besar & eceran, reparasi & perawatan mobil & sepeda motor; serta sektor pengangkutan dan pergudangan. Survei dilakukan melalui wawancara telepon selama 29 Juni sampai 11 Juli 2020 dengan menyasar pelaku usaha besar hingga mikro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/menteri-perikanan-dan-kelautan-edhy-prabowo-mengunjungi-pelabuhan-perikanan-muara-angke.jpg)