Antisipasi Virus Corona di DKI
Ada Kasus Covid-19, HBKB di Jalan RA Fadillah Jakarta Timur Ditiadakan Sementara
Pemkot Jakarta Timur meniadakan Kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan RA Fadillah, Kecamatan Pasar Rebo pada Minggu (2/8/2020).
Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Pemkot Jakarta Timur meniadakan Kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan RA Fadillah, Kecamatan Pasar Rebo pada Minggu (2/8/2020).
Camat Pasar Rebo Raden Anton Widodo mengatakan HBKB ditiadakan karena adanya sejumlah temuan kasus terkonfirmasi dari warga yang mengikuti kegiatan.
"Pada HBKB 12 Juli lalu dari 50 orang yang dites swab satu orang positif. HBKB tanggal 19 Juli, dari 21 orang yang dites, satu orang positif," kata Anton saat dikonfirmasi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (1/8/2020).
Meski hasil tes swab massal yang dilakukan Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo pada HBKB tanggal 26 Juli lalu hingga kini belum keluar.
Temuan kasus terkonfirmasi pada tes swab sebelumnya membuat Gugus Tugas Pemkot Jakarta Timur sepakat mengambil langkah antisipasi.
Pasalnya dalam setiap tes swab massal yang gelaran Puskesmas Pasar Rebo ditemukan warga yang terkonfirmasi dan reaktif dari rapid test.
"Warga yang terkonfirmasi bukan warga Kecamatan Pasar Rebo, tapi kebetulan ikut kegiatan HBKB di Jalan RA Fadillah. Jadi untuk sementara HBKB ditiadakan," ujarnya.
Perihal kapan kegiatan HBKB di Jalan RA Fadillah, Kelurahan Cijantung kembali dibuka, Anton mengaku belum dapat memastikan.
• Polsek Ciracas Bekuk Maling Rumah Kosong yang Sudah 15 Kali Beraksi
Menurutnya untuk membuka kegiatan HBKB kembali butuh pertimbangan bukan hanya dari pihak Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo saja.
Mengingat kepatuhan warga taat mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau 3M diawasi petugas gabungan.
• Hasil Tes Swab 50 Pegawai Kecamatan Matraman Belum Keluar
"Kita lihat kepatuhan warga dalam menjalankan protokol kesehatan dengan 3M. Kalau dirasa tidak banyak terjadi pelanggaran baru kita koordinasi lagi pihak terkait," tuturnya.