Remaja Peretas Situs NASA Dikeroyok Hingga Dirawat di Rumah Sakit Khusus Otak

Kapolsek Ciledug Kompol Ali Yusron mengatakan pihaknya telah menangkap satu pelaku dalam aksi pengeroyokan itu.

Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Ega Alfreda
Putra Aji Adhari (15) bocah SMP asal Tangerang yang berhasil membobol situs NASA, Senin (1/4/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Putra Aji Adhari remaja putra asal Kota Tangerang sempat menyita perhatian publik karena aksinya yang mampu meretas situs National Aeronautics and Space Administration (NASA) pada tahun 2019 lalu.

Namun insiden pengeroyokan menimpa Putra pada Rabu, 22 Juli 2020 lalu hingga membuatnya perlu mendapat penanganan medis secara intensif.

Pasalnya, usai menjalani masa rawat inap di Rumah Sakit (RS) Sari Asih, Ciledug, Kota Tangerang sejak sepekan yang lalu kondisi Putra kian memburuk.

Kabar yang berhasil dihimpun Wartakotalive.com, keluarga kini memindahkan perawatan Putra dari RS Sari Asih menuju RS Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang, Jakarta Timur guna perawatan lebih lanjut.

"Tadi sudah dipindahkan dari RS Sari Asih ke RS Khusus Otak, Cawang sekitar jam 5 sore tadi," kata narasumber yang enggan disebutkan namanya kepada Wartakotalive.com, Tangerang, Jumat (31/7/2020).

Polisi Buru Pelaku

Kapolsek Ciledug Kompol Ali Yusron mengatakan pihaknya telah menangkap satu pelaku dalam aksi pengeroyokan itu.

Bersamaan dengan proses pemeriksaan pelaku pengeroyokan, pihaknya kini tengah memburu para pelaku pengeroyokan remaja cerdas itu.

"Sementara intinya sudah kita amankan satu (pelaku-red), yang lain dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) lagi dikejar," kata Ali kepada Wartakotalive.com saat dikonfirmasi pada Jumat (31/7/2020).

Walau begitu, Ali mengaku belum dapat membebrkan duduk perkara ataupun alasan Putra menjadi korban pengeroyokan.

Hal tersebut dikarenakan pihaknya kini masih mendalami kasus dan mengejar para pelaku yang buron hingga saat ini.

"Intinya Polsek Ciledug sudah mengamankan satu pelaku dan yang lain dalam proses lidik gitu saja dulu," jelasnya.

Prediksi Cuaca dari BMKG Besok, Minggu 2 Agustus 2020: Waspada Wilayah Ini Berpotensi Hujan Deras

KH Hasyim Wahid Wafat, Ketum PBNU: Kami Kehilangan Orang Berprinsip

Orangtua Tidak Tahu

Darso, ayah kandung korban membenarkan insiden yang dialami putranya tersebut.

Hanya saja, dirinya mengaku tidak mengetahui asal muasal ataupun kronologi pengeroyokan Putra.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved