KH Hasyim Wahid Meninggal
KH Hasyim Wahid Wafat, Ketum PBNU: Kami Kehilangan Orang Berprinsip
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menyebut almarhum adalah orang yang sangat berprinsip.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Kabar duka datang dari salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU).
KH Hasyim Wahid atau yang akrab dikenal dengan panggilan Gus Im wafat pagi tadi sekira Pukul 04.18 WIB di RS Mayapada akibat sakit komplikasi yang dideritanya.
Gus Im merupakan adik bungsu dari Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang juga cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj menyebut almarhum adalah orang yang sangat berprinsip.

"Kali ini kita kehilangan seorang tokoh NU, adik kandung paling bungsu Gus Dur. Beliau yang saya kenal, orang yang berprinsip, iya iya tidak tidak. Tidak mudah diloby, tidak mudah dinego," kata Said usai melepas keberangkatan jenazah Gus Im di Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8/2020).
Said menyebut kendati Gus Im adalah orang yang jarang terlihat ke media, peran adik bungsu Gus Dur itu terhadap NU sangatlah besar
Satu diantaranya disebut Said tentang peran Gus Im saat Muktamar NU di Cipasung, Jawa Barat pada 1994 silam yang memenangkan Gus Dur.
"Beliau tidak ingin muncul ke permukaan, di belakang layar, tapi banyak sekali hal-hal yang kita sering belajar dari beliau," kata Said.

Saat ini, jenazah Gus Im telah diberangkatkan dari rumah duka di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan menuju pemakaman keluarga di Jombang, Jawa Timur.
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, jenazah diberangkatkan sekira Pukul 11.10 WIB setelah disalatkan di Masjid Al Munawwaroh yang berada di area komplek keluarga Gus Dur.
Selain Said, istri Gus Dur, Sinta Nuriyah juga ikut melepas keberangkatan jenazah Gus Im ke Jombang, Jawa Timur. (*)