Iduladha 2020

Tangani 130 Hewan Kurban, Al Aqsha BSD Jalankan Protokol Khusus via Live

Masjid Al Aqsha biasa menangani kurban dalam jumlah besar, sehingga DKM-nya menyiapkan sistem jagal yang canggih di era covid ini.

Istimewa
Masjid Al Aqsha De Latinos BSD melakukan terobosan untuk melakukan kurban dengan protokol kesehatan khusus 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Jika Anda diserahi memotong 130 hewan kurban dimasa pandemi seperti sekarang, maka Anda harus benar-benar kreatif.

Selain memotongnya dan menyalurkan daging-daging kurban tersebut. Anda harus menyakinkan muqorib (pengkurban) bahwa kurban sudah dilaksanakan dengan baik. Sebuah pertanggungjawaban kejujuran yang layak dapat apresiasi tinggi.

Masjid Al Aqsha De Latinos BSD melakukan banyak terobosan untuk melakukan kurban dengan protokol kesehatan khusus itu.

Apa yang disebut protokol kesehatan khusus itu? Muqorib yang berjumlah 500 orang lebih itu tidak perlu datang ke masjid namun bisa mengikuti siaran langsung dari tiga titik sembelihan.

Ada tim yang melakukan siaran langsung, sehingga muqorib bisa dengan nyaman melihat proses penyembelihan qurban mereka dari rumah. Tiga titik potong itu, dua untuk sapi dan satu untuk kambing dan domba.

Dan Tim live streaming ini yang mengatur live dari sebuah komputer. Tim ini juga yang mewakili mata keluarga pemilik 63 sapi dan 67 kambing/domba.

Tentu saja ini langkah yang sangat maju untuk mereduksi banyaknya kumpulan orang yang datang.

Para muqorib ini mendapatkan jadwal jam sembelihan sehari sebelum hari H, dan mereka harus standby limabelas menit sebelumnya.

Setelah itu, Ustaz dan pembawa acara akan membacakan niat kurban sekaligus menyebutkan nama-nama yang muqorib.

“Ini semua upaya DKM untuk menjalankan kurban dengan kehati-hatian, dan kami bisa membuktikan kurban dalam jumlah banyak namun minimal yang datang,” kata Abu Humaira, Ketua DKM Al Aqsha De Latinos BSD dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2020).

Masjid Al Aqsha biasa menangani kurban dalam jumlah besar, sehingga DKM-nya menyiapkan sistem jagal yang canggih di era covid ini.

Mulai alat pengguling hewan, crane, gergaji tulang sampai live streaming untuk para muqorib. Dan masjid ini memang layak dipakai percontohan untuk menangani hewan kurban dalam jumlah besar.

Perbedaan dengan tahun lalu, hewan kurban mencapai 55 sapi dan 63 kambing/domba, saat itu semuanya habis dijagal dalam satu hari, namun kini perlu dua hari untuk menuntaskan.

Itu juga karena protocol covid yang tidak mungkin diselesaikan dalam sehari, karena terbatasnya tenaga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved