Puncak Arus Balik Libur Iduladha 1441 Hijriah Diprediksi Terjadi Malam Ini

pengguna jalan yang menuju Jakarta dan memilih menggunakan lajur contraflow, maka mereka tidak bisa melewati Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Istimewa/Jasa Marga
Suasana Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta - Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu, (2/8/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJKARTA.COM, BEKASI - Puncak arus balik libur Iduladha 1441 Hijriah diprediksi terjadi hari ini, Jasa Marga selaku pengelola Jalan Tol Jakarta - Cikampek menyiapkan titik pengendalian arus lalu lintas, Minggu, (2/8/2020).

General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait telah menyiapkan sejumlah skenario.

Hal ini dilakukan, guna mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta Cikampek saat puncak arus balik libur Iduladha 1441 Hijriah.

“Pertama adalah kami menjaga layanan dalam kondisi prima dan optimal sesuai kebutuhan gerbang tol. Untuk transaksi, kami akan membuka seluruh gardu di GT Cikampek Utama," kata Widiyatmiko.

Selain itu, pihaknya juga mengantispasi adanya gangguan seperti misalnya kendaraan mogok atau pecah ban ketika melintas ruas tol dengan menyiapkan kendaraan derek.

"Kami siagakan mobile costumer service dan derek di sejumlah titik rawan," jelasnya.

Kemudian, upaya yang juga sudah disiapkan ialah berkordinasi dengan kepolisian untuk menerapkan skema contraflow jika terjadi kepadatan di ruas Tol Jakarta - Cikampek arah Jakarta.

"Contraflow yang kami siapkan dimulai dari KM 65 atau menjelang Dawuan sampai dengan KM 47 pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta," terangnya.

"Bagi pengguna jalan yang menuju Jakarta dan memilih menggunakan lajur contraflow, maka mereka tidak bisa melewati Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated yang akses masuknya di KM 48,” tambahnya.

Dia juga menghimbau, pengguna jalan memastikan kembali kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan balik ke Jakarta seperti ketersediaan bensin dan saldo E-Toll.

“Bila kehabisan BBM di lajur contraflow, maka akan menghambat kendaraan-kendaraan di belakangnya. Kondisi ini juga akan mempersulit evakuasi oleh petugas,” kata Widiyatmiko.

Pengguna jalan juga diharapkan dapat mengisi bahan bakar sebelum memasuki ruas tol, hal ini untuk menghindari penumpukan kendaraan di lokasi pengisian bahan bakar di rest area.

Pengguna jalan dari arah Jalan Tol Trans Jawa menuju Jakarta dapat mengisi BBM di Rest Area Km 208B Jalan Tol Palikanci.

Sementara itu, pengguna jalan dari arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi menuju Jakarta bisa mengisi BBM di Rest Area Km 88 atau Km 72B Jalan Tol Cipularang.

Obrak-abrik Mobil Chef Juna, Nagita Slavina Heran Temukan Barang Ini: Walaupun Gagah Ternyata Begini

Kecelakaan Tunggal, Perantau Asal Brebes Tutup Usia di Jalan Raya Margonda Kota Depok

Lebaran Iduladha 1441 H, Pengurus Gereja Katedral Sumbangkan Sapi untuk Masjid Istiqlal

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan yang saat ini masih berada di luar Jakarta, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur, untuk dapat memulai perjalanan kembali ke Jakarta lebih awal atau setelah hari Minggu," ujarnya.

"Dikhawatirkan bila bepergian secara bersamaan dan menunda-nunda perjalanan di hari ini, maka Minggu (02/08) malam akan terjadi kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang bisa mengakibatkan antrean sangat panjang,” tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved