Nunggu Kelahiran Anak Pertama, Wanita Pengusaha Burung Tewas Mengenaskan di Tangan Rekan Bisnis

Ceceran darah kering di depan, samping dan belakang rumah memperlihatkan bagaimana Citra Wati (25) tewas mengerikan.

Penulis: Y Gustaman | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJATENG/DESTA LEILA KARTIKA
TKP pembunuhan Pasutri di Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Rabu (29/7/2020). 

Beberapa jam sebelum kematiannya, Handi dan Citra kedatangan Ade Setiawan pada Selasa (28/7/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

Pria 30 tahun itu memiliki usaha patungan berupa penangkaran burung lovebird senilai Rp 50 juta dengan Citra, bukan dengan Handi.

Tak menyangka rekan bisnisnya itu ada di rumah, Ade Setiawan mulai berbasa-basi santai hingga tiba-tiba naik pitam dan menempeleng Citra.

Handi tak terima istrinya mendapat perlakuan tak menyenangkan dari tamunya itu hingga keduanya berduel.

Niat Nikah 31 Desember Sebab Ini, Atta Halilintar Kerap Ingatkan Aurel Hermansyah: Kita yang Jalanin

Ade Setiawan yang sudah mempersiapkan senjata tajam, terpaksa tak hanya menghabisi Citra tapi juga Handi, suaminya.

"Sekitar pukul 01.00 WIB pada Rabu dini hari terjadi pembunuhan," ungkap Kapolres Tegal AKBP M Iqbal Simatupang saat konferensi pers di Mapolres Tegal, Senin (3/8/2020).

Menurut Iqbal, tersangka Ade Setiawan sejak awal sudah merencanakan untuk menghabisi Citra dengan menyiapkan senjata tajam dan bensin.

Kasat Reskrim AKP Heru Sanusi menambahkan, janin Citra juga turut tewas di tangan tersangka Ade Setiawan.

Bensin yang dibawa rencananya dipakai pelaku Ade Setiawan untuk membakar dengan lebih dulu mengunci Citra di dalam rumahnya.

"Awalnya berniat menghabisi istri rekannya dengan senjata tajam, kemudian membakar dan digembok dari luar," ungkap Heru.

Tak Terima Istri Dihina

Beberapa jam setelah mayat Handi dan Citra ditemukan, polisi menangkap Ade Setiawan di rumahnya di Desa Bogares, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

Pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena khilaf.

Ade Setiawan tak terima perlakuan buruk Citra selama berkongsi penangkaran burung lovebird.

Selama menjalankan bisnis dengan korban, Ade Setiawan sering dituduh berlaku tidak jujur dan dianggap maling.

"Dia (Citrawati) menuduh dan menghina istri saya. Menuduh saya tidak jujur, dan menyamakan saya dengan maling," kata Ade Setiawan.

Artikel ini disarikan dari berita Tribun Jateng dan Kompas.com dengan judul:  Wanita Hamil 9 Bulan Asal Comal Pemalang ini Dibunuh Bersama Suaminya di Rumahnya, dan Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved