Nunggu Kelahiran Anak Pertama, Wanita Pengusaha Burung Tewas Mengenaskan di Tangan Rekan Bisnis
Ceceran darah kering di depan, samping dan belakang rumah memperlihatkan bagaimana Citra Wati (25) tewas mengerikan.
Penulis: Y Gustaman | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM, TEGAL - Ceceran darah kering di depan, samping dan belakang rumah memperlihatkan bagaimana Citra Wati (25) tewas mengerikan oleh rekan bisnisnya.
Suaminya, Handi Purwanto (31), turut tewas setelah dikalahkan pelaku dalam duel berdarah pada Rabu (29/7/2020) dini hari itu.
Paginya, warga Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, diliputi rasa penasaran. Mereka berjejal berebut melihat rumah korban.
Jejak darah pasangan yang baru setahun menikah ini juga menempel di teras, lantai, tembok, jendela dan di dekat pintu rumah tetangganya.
"Saya terakhir kali bertemu dengan korban, cucu saya Handi sekitar sebulan yang lalu," ucap Ramli (67), mewakili keluarga Handi.
Semasa hidup, Handi sosok pendiam sehingga dipastikan tak punya musuh.
FOLLOW JUGA:
Pernikahannya dengan Citra asal Comal, Kabupaten Pemalang, baru berjalan setahun.
Selama ini Handi hanya membuka usaha konter pulsa.
Ramli tak pernah menyangka cucunya akan meninggal bersamaan dengan istrinya yang sedang hamil besar di rumah mereka.
• Tak Pernah Tukeran Instagram dengan Atta Halilintar, Aurel Cerita Takut Sakit Hati: Mending Gak Tau
Kematian Handi dan Citra diperoleh Ramli dari orangtua korban yang menetap di Duren Sawit.
"Pihak keluarga ingin pelaku dihukum seberat-beratnya. Kalau bisa dihukum mati karena ini pembunuhan berencana," ujar Ramli.
"Nyawa harus dibalas nyawa juga," ia menegaskan ucapannya.
• Cabuli Anak di Bawah Umur dengan Rayuan Rp 35 Ribu, Buruh Harian di Bengkulu Ditangkap Polisi
Tinggal hitungan bulan, Citra istri Handi akan melahirkan anak pertama mereka. Tapi takdir berkata lain, umur mereka pendek.
Duel Berdarah
Beberapa jam sebelum kematiannya, Handi dan Citra kedatangan Ade Setiawan pada Selasa (28/7/2020) sekira pukul 22.00 WIB.
Pria 30 tahun itu memiliki usaha patungan berupa penangkaran burung lovebird senilai Rp 50 juta dengan Citra, bukan dengan Handi.
Tak menyangka rekan bisnisnya itu ada di rumah, Ade Setiawan mulai berbasa-basi santai hingga tiba-tiba naik pitam dan menempeleng Citra.
Handi tak terima istrinya mendapat perlakuan tak menyenangkan dari tamunya itu hingga keduanya berduel.
• Niat Nikah 31 Desember Sebab Ini, Atta Halilintar Kerap Ingatkan Aurel Hermansyah: Kita yang Jalanin
Ade Setiawan yang sudah mempersiapkan senjata tajam, terpaksa tak hanya menghabisi Citra tapi juga Handi, suaminya.
"Sekitar pukul 01.00 WIB pada Rabu dini hari terjadi pembunuhan," ungkap Kapolres Tegal AKBP M Iqbal Simatupang saat konferensi pers di Mapolres Tegal, Senin (3/8/2020).
Menurut Iqbal, tersangka Ade Setiawan sejak awal sudah merencanakan untuk menghabisi Citra dengan menyiapkan senjata tajam dan bensin.
Kasat Reskrim AKP Heru Sanusi menambahkan, janin Citra juga turut tewas di tangan tersangka Ade Setiawan.
Bensin yang dibawa rencananya dipakai pelaku Ade Setiawan untuk membakar dengan lebih dulu mengunci Citra di dalam rumahnya.
"Awalnya berniat menghabisi istri rekannya dengan senjata tajam, kemudian membakar dan digembok dari luar," ungkap Heru.
Tak Terima Istri Dihina
Beberapa jam setelah mayat Handi dan Citra ditemukan, polisi menangkap Ade Setiawan di rumahnya di Desa Bogares, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.
Pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena khilaf.
Ade Setiawan tak terima perlakuan buruk Citra selama berkongsi penangkaran burung lovebird.
Selama menjalankan bisnis dengan korban, Ade Setiawan sering dituduh berlaku tidak jujur dan dianggap maling.
"Dia (Citrawati) menuduh dan menghina istri saya. Menuduh saya tidak jujur, dan menyamakan saya dengan maling," kata Ade Setiawan.
Artikel ini disarikan dari berita Tribun Jateng dan Kompas.com dengan judul: Wanita Hamil 9 Bulan Asal Comal Pemalang ini Dibunuh Bersama Suaminya di Rumahnya, dan Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis