Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Pandemi Covid-19, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kota Tangerang Meroket

Jumlah kekerasan fisik kepada Perempuan dan anak-anak di Kota Tangerang meroket di tengah masa pandemi Covid-19.

SHUTTERSTOCK/JIRIS via Kompas
Ilustrasi KDRT 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Jumlah kekerasan fisik kepada Perempuan dan anak-anak di Kota Tangerang meroket di tengah masa pandemi Covid-19.

"Saat pandemi (Covid-19) memang ada peningkatan dari sisi pengaduan. Peningkayan signifikan iya, tapi enggak naik banget," jelas Irna Rudiana selaku Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Tangerang saat dihubungi, Sabtu (8/8/2020).

Ia meneruskan penyebab utamanya adalah karena faktor work from home (WFH).

Sehingga antar keluarga sekarang lebih banyak berinteraksi antar sesama yang menimbulkan naiknya kemungkinan kekerasan dalam keluarga

"Di masa Covid-19 memang banyak di rumah dan agak berat juga hubungan sosial, jadi psikologisnya harus dikuatkan," sambung Irna.

Dari data yang didapatkan, sejak Maret 2020 sudah ada 29 laporan kasus kekerasan di Kota Tangerang.

Kasus tertinggi berada di bulan Juni sebanyak 10 kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dari jumlah kasus tersebut, terdapat 10 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan korban Perempuan.

Berawal Beli Sosis, Emak-emak di Tangerang Cekcok Selama 2 Tahun Hingga Masuk Persidangan

Jelang Subuh Petugas Damkar Tetap Layani Warga yang Minta Lepaskan Cincin

Lalu, kasus kekerasan terhadap anak laki-laki ada dua kasus dan kekerasan terhadap anak Perempuan 10 kasus.

Kata Irna, kasus kekerasan di masa pandemi didominasi oleh kasus kekerasan terhadap anak.

Sementara data dari awal Januari sebelum terjadinya pandemi terdapat 55 kasus kekerasan, 20 diantaranya KDRT.

Kemudian 24 kekerasan terhadap anak perempuan dan 11 kekerasan terhadap anak laki-laki.

Dari total kasus tersebut, jenis kekerasan terhadap anak yang dominan adalah kekerasan fisik tujuh kasus dan kekerasan seksual anak 20 kasus.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved