Anak-anak Panti Asuhan Nurruzahroh Koja Dilatih Keterampilan Menjahit Demi Kemandirian Ekonomi
Di panti asuhan tersebut, tim Pertamina Peduli memberikan bantuan berupa mesin jahit serta program pengembangan skill menjahit.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - PT Pertamina mengadakan program Pertamina Peduli yang menyasar sejumlah panti sosial.
Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) ini, Pertamina mengeluarkan budget Rp 894 juta kepada 450 penerima manfaat di 7 panti asuhan, panti werdha, serta panti disabilitas yang tersebar di wilayah DKI Jakarta.
Vice President CSR & SMEPP Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan, program ini merupakan rangkaian dari kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan Pertamina.
"Memang kami fokuskan pada saat ini untuk pemberdayaan panti asuhan dan panti werdha yang ada di wilayah Jakarta, dan juga ada nanti kegiatan ini dirangkai juga pemberdayaan untuk adik-adik yang ada di wilayah panti disabilitas," kata Arya di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yatim Piatu Nuruzzahroh, Koja, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2020).
Salah satu titik yang menjadi lokasi pemberian bantuan ialah di LKSA Yatim Piatu Nuruzzahroh.
Di panti asuhan tersebut, tim Pertamina Peduli memberikan bantuan berupa mesin jahit serta program pengembangan skill menjahit.
Program pengembangan skill, lanjut Arya, menjadi fokus utama dalam upaya Pertamina memberdayakan masyarakat di panti asuhan tersebut.
Dengan peningkatan kapabilitas, diharapkan anak-anak panti asuhan Nurruzahroh bisa memiliki kemandirian ekonomi apabila mereka sudah terampil menjahit di masa depan.
"Jadi menjahit memang menjadi salah satu keunggulan dari panti asuhan di sini. Karena memang basic pemberdayaan ekonominya ada di situ," ucap Arya.
Adapun sebelum mengakan program pemberdayaan masyarakat ini, Pertamina juga sebelumnya sudah memberikan bantuan kepada panti asuhan Nurruzahroh di awal-awal pandemi Covid-19.
• Tukang Bangunan Nyambi Jadi Maling Sepeda Motor di Wilayah Bekasi
• PDIP Resmi Usung Mantan Kapten Persib Bandung di Pilkada 2020
Pada periode Maret sampai April 2020 lalu, anak-anak serta pengurus panti asuhan tersebut mendapatkan sembako serta fasilitas kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.
Kepala LKSA Yatim Piatu Nuruzzahroh, H. Sultony Choirul menuturkan, program pelatihan menjahit ini diikuti 14 dari 30 orang anak yang saat ini ditampung di panti asuhan tersebut.
Belasan anak yang diikutsertakan adalah mereka yang duduk di bangku sekolah menengah.
Menurut Sultony, belasan anak-anak itu sebenarnya sudah memiliki keterampilan menjahit dasar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/program-pertamina-peduli-di-yatim-piatu-nuruzzahroh-koja.jpg)